Di Tengah Pandemi, Sejumlah Pasangan Tak Resmi Dirazia dari Hotel

BNews—KLATEN—Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, sejumlah pasangan tak resmi terjaring razia anggota Satpol PP Klaten. Mereka ketahuan sedang berada di kamar hotel dan kamar indekos di beberapa tempat yang menjadi sasaran razia, pada Sabtu (6/6/2020) malam.

Mereka yang terjaring adalah lima pasangan di sejumlah hotel melati. Selain itu, petugas juga menjaring pasangan remaja dan dua remaja putri yang berada di satu kamar indekos.

“Kami temui dulu manajemen hotelnya dan sampaikan surat tugasnya. Berikutnya kami memeriksa tamu yang ada, jika ditemukan pasangan tak resmi, langsung dilakukan pendataan dan pembinaan di kantor,”ungkap salah satu anggota Satpol PP Klaten, Aji Prabowo.

Salah seorang perempuan dari sejumlah pasangan yang terjaring razia sempat mengelak. Ia mengaku tak bermaksud bermalam dengan teman laki-lakinya di hotel melati.

“Teman (laki-laki) saya ini hanya mengantar di hotel. Setelah mengantar, dia sebenarnya berniat langsung pulang. Tadi pas tiba di hotel, ada petugas dari Satpol PP yang datang,” kata perempuan yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, menurut Plt Kepala Satpol PP Klaten, Rabiman, mereka tidak bisa menunjukkan bukti sudah menikah. Sehingga hal itu telah melanggar Perda No. 12/2013 tentang Kebersihan Keindahan dan Kenyamanan (K3).

“Di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, mereka malah asyik berduaan di kamar hotel. Selain pasangan di satu kamar indekos itu masih ada dua remaja putri lainnya juga,” tandasnya.

Sesuai peraturan, sejumlah pasangan itu diberi sanksi wajib lapor selama 20 kali ke kantor Satpol PP Klaten. Sanksi tersebut merupakan sanksi paling ringan, untuk sanksi beratnya yakni denda Rp 50 juta atau hukuman kurungan selama tiga bulan.

“Jika nanti di antara mereka ada yang tidak menaati sanksi ringan itu, kami bisa saja memberikan sanksi lebih lanjut. Kami bisa memanggil orangtua mereka sebagai pembinaan lebih lanjut,”pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: