Todongkan Pisau dan Aniaya Korban, 2 Begal di Sleman Ditangkap

BNews—SLEMAN— Dua pelaku begal yang meresahkan warga Sleman dan sekitarnya berhasil diringkus aparat Polsek Moyudan, Rabu (23/6). Mereka adalah MS, 27, warga Darakan, Prenggan, Kotagede dan AT, 26, warga Pandeyan, Umbulharjo, Jogjakarta.

Dalam aksinya, mereka menakut-nakuti sasaran dengan pisau. Bahkan, para pelaku tak segan menganiaya korban.

Kanit Reskrim Polsek Moyudan, AKP M Darban mengatakan, korban diketahui bernama Bayu Aji Wicaksono, 26, warga Wijimulyo, Kulon Progo. Sementara peristiwa pembegalan terjadi pada 15 April 2021.

Darban menjelaskan, peristiwa bermula ketika Bayu dalam perjalanan pulang dari tempat kerja. Saat itu, ia mengendarai sepeda motor dan melintas di Dusun Turgenen seorang diri.

Kondisi jalanan diketahui cukup sepi dan minim lampu penerangan. Apes, sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba korban dipepet dan dihentikan oleh kedua pelaku yang berboncengan sepeda motor matik. 

”Korban dikuntit sejak dari Pasar Godean, sebelum akhirnya diberhentikan di TKP. Karena sebelumnya sudah diikuti, sehingga korban ini tahu ciri-ciri pelaku, salah satunya bertato,” ungkapnya.

Setelah korban berhenti, kemudian pelaku AT yang saat itu dalam posisi membonceng kemudian turun dari sepeda motor. Rekan MS ini berusaha merampas tas milik korban, namun korban berusaha melawan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Karena upaya yang dilakukan gagal, pelaku kemudian menodongkan sebilah senjata tajam ke perut korban. Korban yang hanya sendirian merasa ketakutan, sehingga hanya bisa pasrah.

”Tas korban itu berisi uang Rp25 ribu dan handphone seharga Rp1,5 juta. Korban hanya bisa diam saat pelaku ini menodongkan senjata tajam,” urainya.

Setelah berhasil mendapatkan barang yang diinginkan, pelaku kemudian memukul wajah korban sebanyak tiga kali. Tidak hanya itu, pelaku juga menendang dada korban, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi kejadian. 

”Akibat pukulan dan tendangan pelaku itu, korban mengalami luka robek pada bagian bibir dan bagian dada. Pelaku sengaja mencari sasaran korban secara acak,” bebernya. 

Setelah kejadian itu, korban melaporkan peristiwa yang dialami ke Polsek Moyudan guna pengusutan lebih lanjut. Berdasarkan ciri pelaku yang diungkap korban, salah satunya bertato, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku perampasan tersebut. 

”Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi serta korban kita cocokan. Akhirnya mengerucut terhadap dua pelaku,” jelasnya.(han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: