Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Tragis…Saat Diotopsi Perut Siswi SMK yang Dibuang di Progo Keluarkan Bayi

Tragis…Saat Diotopsi Perut Siswi SMK yang Dibuang di Progo Keluarkan Bayi

  • calendar_month Sab, 14 Nov 2015
 BNews–MAGELANG– Sejumlah fakta terus terungkap dibalik kematian Yustina Nur Istikomah (18) warga Triharjo Sleman, Jogjakarta yang jasadnya ditemukan di pinggir KaliProgo, Kamis lalu. Yang mencengangkan saat diotopsi, dari perut korban keluar bayi perempuan berusia 7 bulan.
          Kapolsek Ngluwar AKP Parmanta Puji Yuwana membenarkan hal itu. Saat ditemukan, korban ternyata hamil tujuh bulan.
        “Itu diketahui saat otopsi. Jadi ada bayi berkelamin perempuan berusia 7 bulan,” katanya.
         Bayi tersebut, kata dia juga sudah dalam kondisi meninggal dunia. “Sudah dimakamkan bersama ibunya,” terang Parmanta.
        Sementara dari hasil otopsi yang dilakukan RSUP Sardjito, korban diketahui menderita luka di sekitar kepala. Namun apakah luka dikepala itu jadi penyebab kematiannya, ia tidak berani menyimpulkan. “Kami belum berani menyimpulkan. Yang jelas, ada luka disekitar kepala korban. Hal itu juga diperkuat banyaknya belatung diwajahnya saat ditemukan,” jelasnya.
      Terkait siapa pelaku yang tega membunuhnya, pihaknya belum berani menyampaikan. “Saat ini masih terus kami selidiki siapa pelaku dan motifnya. Kami masih terus cari dan dalami,” tegasnya. 
      Untuk diketahui, warga Dusun Jetis, Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Kamis (12/11) kemarin, digemparkan penemuan mayat perempuan di sekitar Bendungan Ancol di Bantaran Sungai Progo. Warga memastikan mayat itu bukan warga setempat, karena tidak ada yang melaporkan kehilangan keluarganya. Ciri-ciri mayat perempuan bertubuh gempal itu, menggunakan celana panjang biru, baju hijau dan sandal berwana coklat. Sedang wajahnya ditutupi jaket warna hitam. (shd)
        

About The Author

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less