Unik dan Langka, Kreativitas Pemuda Percantik Tradisi Sadranan Dusun Gales Magelang
- calendar_month Ming, 18 Jan 2026

Langka dan Berbeda, Kreativitas Karang Taruna Kartanagara Percantik Sadranan Dusun Gales
BNews-MAGELANG — Tradisi sadranan di Dusun Gales, Desa Sidorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, kembali digelar dengan nuansa berbeda pada Sabtu (18/1/2026).
Jalan desa yang menjadi lokasi utama pelaksanaan sadranan tampak semakin cantik dengan sentuhan dekorasi tradisional berbahan alam hasil kreativitas Karang Taruna Gales Raya atau Kartanagara.
Dekorasi tersebut menjadikan sadranan Dusun Gales terlihat lebih unik dan berbeda dibandingkan tradisi serupa di dusun lain.
Sejak dahulu, sadranan di Dusun Gales memang dilaksanakan di sepanjang jalan desa sebagai bagian dari tradisi merti dusun. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, tampilan sadranan semakin istimewa berkat peran aktif para pemuda.
Peran Aktif Karang Taruna dalam Melestarikan Tradisi
Ketua Karang Taruna Gales Raya, Rahmat Budiyono, mengatakan keterlibatan pemuda dalam menghias tradisi sadranan sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun, konsep dekorasi yang lebih serius dan terencana mulai digarap sekitar lima tahun terakhir.
“Karang taruna aktif dalam menghias tradisi sadranan sudah lama, cuma yang lebih niat mendekorasi itu sekitar lima tahun terakhir,” ujar Rahmat.
Ia menjelaskan, ide menghias sadranan berangkat dari keinginan pemuda untuk menghidupkan kembali tradisi penggunaan tenong yang kini mulai jarang ditemui di desa-desa. Melalui dekorasi tersebut, Karang Taruna Kartanagara ingin memeriahkan acara sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.
“Kami ingin memeriahkan sadranan sekaligus melestarikan tradisi yang memakai tenong karena sekarang sudah mulai jarang ditemui,” katanya.
Manfaatkan Bahan Alam untuk Tekan Biaya
Rahmat menambahkan, konsep hiasan sadranan tahun ini mengusung tema bahan alam dan hasil bumi yang tersedia di sekitar dusun. Berbagai material seperti tebon jagung, daun salak, hingga pelepah daun kelapa dimanfaatkan untuk menciptakan dekorasi yang estetik sekaligus ramah anggaran.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Konsep hiasannya dari hasil bumi dan bahan alam seperti tebon jagung dan daun salak, supaya bisa menekan biaya,” jelasnya.
Persiapan sadranan dilakukan jauh hari melalui pertemuan rutin Karang Taruna Kartanagara. Seluruh pemuda Dusun Gales terlibat langsung dalam proses dekorasi, dengan jumlah sekitar 40 pemuda di setiap RW.
Hadapi Tantangan Cuaca dan Ketersediaan Bahan
Meski berjalan meriah, pelaksanaan dekorasi sadranan tidak lepas dari berbagai kendala. Faktor cuaca serta keterbatasan bahan alam karena masa panen telah terlewat menjadi tantangan tersendiri bagi para pemuda.
“Tantangan terberatnya cuaca karena sempat hujan, selain itu bahan juga agak sulit dicari karena panen sudah terlewat,” ungkap Rahmat.
Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Penasihat Karang Taruna Gales Raya, Sarmono, menilai keterlibatan pemuda dalam tradisi sadranan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Inovasi hiasan yang ditampilkan membuat tradisi tahunan ini semakin dinantikan oleh warga.
“Peran karang taruna semakin semangat, dan inovasi hiasan ini membuat sadranan makin ditunggu-tunggu,” kata Sarmono.
Menurutnya, keunikan sadranan Dusun Gales terletak pada dekorasi tradisionalnya yang jarang ditemukan di dusun lain. Tak hanya itu, kegiatan ini juga mampu menarik kehadiran warga dari luar wilayah Dusun Gales.
“Yang paling menonjol itu dekorasinya, dan yang hadir bukan hanya warga Gales, tapi juga dari dusun lain,” ujarnya.
Daya Tarik bagi Pengunjung dari Luar Daerah
Daya tarik sadranan Dusun Gales juga dirasakan pengunjung dari luar daerah. Salah satunya Viko Prayogi, warga Mejing VA, Kecamatan Candimulyo, yang mengaku kagum dengan kreativitas para pemuda.
“Saya belum pernah menemukan sadranan di dusun lain yang dihiasi seperti ini, dekorasinya sangat menarik,” tutur Viko.
Ia menilai pemanfaatan bahan alam sebagai dekorasi menjadikan sadranan Dusun Gales memiliki ciri khas tersendiri. Konsep tersebut dinilai layak dipertahankan dan dikembangkan agar semakin dikenal masyarakat luas. (adv)
About The Author
- Penulis: BNews 2









Saat ini belum ada komentar