UNIMMA Gelar Kejuaraan Nasional Pencak Silat 2025, Kartika Nusa Bawa Pulang 34 Medali
- calendar_month Sel, 6 Mei 2025

Perguruan Silat Kartika Nusa Meraih Juara Umum 1 dalam Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Tingkat Nasional Piala Rektor UNIMMA 3
BNews-MAGELANG – Dunia pencak silat di Kabupaten Magelang kembali menunjukkan geliat positif. Salah satu indikatornya; adalah suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Tingkat Nasional Piala Rektor UNIMMA ke-3; yang berlangsung pada 2–4 Mei 2025 di GOR Pakubumi, Komplek Gelora Nusantara, Kabupaten Magelang.
Event prestisius ini diikuti oleh sekitar 800 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mencakup jenjang usia dini, pra remaja, hingga remaja.
Ajang ini menjadi wadah penting bagi pesilat muda untuk unjuk kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
Salah satu kontingen lokal yang tampil gemilang adalah Perguruan Silat Kartika Nusa dari Gunungpring, Muntilan.
Melalui tim Kartika Nusa Fighting Club (KNFC), mereka menurunkan 35 atlet, terdiri dari 24 atlet usia dini dan 11 atlet pra remaja.
Manajer tim, H. Suprapto, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian timnya.
“Alhamdulillah, dari perguruan kami mendapatkan hasil yang memuaskan. Para atlet sudah berlatih dengan keras dan disiplin,” ujarnya.
CEL BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Pada kategori usia dini, Kartika Nusa sukses menyabet Juara Umum 1, serta meraih Juara Favorit 2 di semua jenjang. Mereka memborong 15 medali emas, 9 perak, dan 10 perunggu.
Keberhasilan ini disambut antusias oleh banyak pihak, termasuk pelatih utama KNFC, Umar Nawawi.
“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras semua pihak, mulai dari pelatih, atlet, orang tua, hingga bimbingan dari Ketua Majelis Guru PS Kartika Nusa, Agoeng Sukoyo,” ungkapnya.
Latihan intensif dilakukan secara rutin di Padepokan Pusat PS Kartika Nusa yang berlokasi di Joglo Jeep, Gunungpring, Muntilan, sebanyak tiga kali seminggu di luar jadwal latihan reguler.
Salah satu atlet muda Kartika Nusa, Shinta Risti dari SDN Mranggen 2, yang sebelumnya meraih perak di POPDA Jateng, juga menyumbang emas di ajang ini.
“Senang sekali bisa ikut turnamen ini, menambah pengalaman dan jam terbang,” kata Shinta dengan senyum bahagia.
Dengan semakin banyaknya kejuaraan pencak silat yang digelar di wilayah Magelang, diharapkan pembinaan atlet lokal terus berkembang dan menghasilkan pesilat handal yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional.
Pencak silat bukan hanya olahraga warisan budaya bangsa, tetapi juga sarana pembentukan karakter, disiplin, dan semangat sportivitas bagi generasi muda. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar