Update Kabupaten Magelang : Tambahan Satu Pasien Positif Covid-19 dan Dua Sembuh

BNews—MAGELANG—Pemerintah Kabupaten Magelang memperbaharui data kasus Covid-19 diwilayahnya. Terdapat satu warga terkonfirmasi positif dan dua pasien positif dinyatakan sembuh, pada hari ini (27/7/2020).

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahya Pribadi mengungkapkan satu pasien tersebut berasal dari Kecamatan Mertoyudan. Begitu juga dua pasien yang dinyatakan sembuh, berasal dari Kecamatan Mertoyudan.

”Bertambah satu pasien baru dan dua yang sembuh membuat jumlah pasien positif saat ini ada tujuh orang. Untuk jumlah kumulatif pasien sembuh hingga kini ada 147 orang,” ungkapnya.

Selanjutnya, pada kasus suspek Covid-19 mengalami penambahan lima orang. Yakni dari Kecamatan Muntilan tiga orang, Kecamatan Mertoyudan dan Borobudur masing-masing satu orang.

”Namun demikian saat ini juga ada satu warga suspek yang pulang membaik, asal Kecamatan Dukun. Sehingga jumlah kasus suspek Covid-19 hari ini ada 12 orang,” imbuh Nanda.

Sementara untuk jumlah kasus kontak erat, kata Nanda, ada tiga orang lulus pantau, sehingga jumlah kasus kontak erat pada hari ini sebanyak 11 orang.

”Untuk jumlah kasus meninggal dunia baik kasus suspek maupun positif Covid-19 hingga kini berjumlah 48 orang. Dengan rincian 42 meninggal dengan status suspek dan enam lainnya status positif,” jelas dia.

Tambah Nanda, dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif, menandakan jika virus corona masih ada. Terkait hal tersebut, kata Nanda, pihaknya meminta masyarakat agar tetap mematuhi imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin.

”Seperti menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama dilingkungan masing-masing baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah,” katanya.

“Selain itu, juga wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal satu meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Download Musik Keren Disini

Sebagai informasi, terdapat pergantian istilah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia NoHK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Keputusan ini ditandatangani Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan pada 13 Juli 2020.

Yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi kasus suspek kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP)  menjadi istilah kontak erat. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) menjadi kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik). (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: