VIRAL !!! Pagar Bagus Dalam Pernikahan Jawa Ini Anti Mainstream

BNews–JATENG– Ada yang unik dan berbeda dari sebuah proses pernikahan adat jawa yang diselenggarakan sepasang pengantin di Solo Jawa Tengah ini. Dimana biasanya dalam adat jawa ada pagar ayu dan bagus yang mendampingi, namun ini pagar bagusnya berbeda.

Saat mereka menikah diiringi sejumlah pria berbadan kekar sebagai pagar bagusnya.

Pasangan pengantin tersebut diketahui Rio Arnanda, 25, warga Tegalasri RT 001/RW 017 Kelurahan/Kecamatan Banjarsari, Solo; dan Dian Nano Ayu Pramesti, 27, warga Kartasura, Sukoharjo. Mereka menikah di Hotel Dana Jl. Slamet Riyadi Solo pada 10 Januari 2021 lalu.

Dalam video yang beredar via media sosial, acara pernikahan itu menarik perhatian karena ada beberapa pria berotot dan bertelanjang dada mengiringi kedua mempelai. Para pengiring yang ternyata merupakan atlet binaragawan itu bahkan memakai body colour atau pewarna khusus badan binaragawan.

Mereka juga melakukan beberapa pose khusus binaraga saat resepsi pernikahan unik itu sehingga menarik perhatian para tamu. Bahkan tidak sedikit tamu yang meminta berfoto bersama para binaragawan asal Kota Bengawan dan merupakan atlet PON itu.

“Sengaja pakai pagar bagus binaragawan biar tidak mainstream. Kebetulan saya kan memang suka fitnes. Empat binaragawan yang saya jadikan pagar bagus merupakan teman-teman saya. Jadi mereka pun mendukung,” kata Rio  (15/1/2021). dikutip solopos.

Selain agar pernikahannya berkesan, ia ingin lebih mengenalkan olahraga atau hobi fitnes (binaraga) kepada masyarakat. Kebetulan sang mempelai perempuan yang juga hobi berolahraga sangat mendukung penggunaan pagar bagus binaraga.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Idenya dari saya sendiri. Saya tidak mau menikah yang biasa-biasa saja. Istri juga mendukung,” imbuhnya.

Rio dan Ayu pun menggunakan pagar bagus binaraga ketika prosesi ngunduh mantu di Lawang Djoendjing Solo 14 Januari 2021. Mereka ingin memberikan kesan kepada para tamu agar tidak bosan dengan prosesi pernikahan yang biasa-biasa saja.

“Kemarin pas di Hotel Dana kan para tamu juga terkesan. Ada beberapa yang minta berfoto bersama pagar bagusnya,” terangnya.

Untuk menambah kemeriahan resepsi ngunduh mantu, Rio dan Ayu mengombinasikannya dengan kesenian tradisional Tari Gambyong. Ia berharap pernikahan yang berkesan menghibur para tamu dan menjadi pengingat selama berumah tangga.

“Semoga pernikahan kami langgeng hingga kakek nenek kelak, cepat dianugerahi momongan dan dilimpahi kebahagiaan. Doa yang sama dari kami untuk para tamu kami, semoga selalu langgeng dalam rumah tangga dan berbahagia,” harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: