Viral Pria Asal Tempel Diduga Cium Paksa Gadis di Perempatan Turi Sleman

BNews—JOGJAKARTA— Seorang laki-laki di Sleman, Jogjakarta, diduga melakukan pelecahan seksual terhadap perempuan di lampu lalu lintas. Usai rekaman video tersebut viral, polisi langsung mengamankan pria berinisial MS, 50.

Video tersebut diunggah akun Twitter @lecysquash yang kemudian direpost @merapi_uncover. Video berdurasi enam detik ini menampakkan sosok pria bercelana putih yang diduga pelaku pelecehan seksual.

”PELECEHAN SEKSUAL. Kejadian ini terjadi di Sleman. Pelaku bapak-bapak celana putih. Sedangkan korbannya Saya tutupin, ya. Korbanya masih muda menurutku masih seumuran sama Saya sekitar 19-21|@lecysquash,” tulis akun @merapi_uncover seperti dikutip Borobudur News, (16/8).

Informasi yang dihimpun, pelecehan itu terjadi di lampu lalu lintas alias bangjo. Pria bercelana putih itu dilaporkan mengejar dan menarik korban. Kemudian, pelaku berusaha mencium korban.

Kapolsek Turi AKP Aditya Permana saat dikonfirmasi membenarkan soal video viral itu. Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/8) sore.

”Betul ada. Kejadiannya di Ngablak tepatnya Jalan Turi Tempel, Simpang Empat Bangunkerto Turi Sleman, pukul 15.30WIB, Minggu (15/8),” tuturnya.

”Awal mula kejadian bahwa sewaktu hendak pulang bekerja korban diikuti oleh pelaku dengan menggunakan sepeda motor roda dua,” ungkapnya. Aditya menyebut, pelaku berinisial MS, 50, yang berasal dari Kecamatan Tempel.

Sesampainya di sebelah selatan lampu merah Ngablak Bangunkerto, Turi, Sleman pelaku berhasil mendekati korban. Setelah itu, pelaku menarik tangan korban hingga terjatuh dan berusaha melecehkan korban salah satunya dengan memaksa mencium korban.

Tak berselang lama, pelaku dapat diamankan di Mapolsek Tempel. Hingga saat ini polisi masih memeriksa pelaku. ”Masih kita amankan, pelaku belum ditahan,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ada dugaan jika pelaku mengalami gangguan jiwa. ”Karena pelaku mengarah ke ODGJ. Oleh karena itu, masih kita dalami terkait pelakunya. Baru hari ini kami lakukan pengecekan kejiwaan,” tutupnya. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: