Viral Sekumpulan Bocah Gabut Berada di Pasar Bubrah Saat Status Merapi Siaga

BNews—JOGJAKARTA— Sebuah video yang menampilkan sekelompkk remaja yang berada di Pasar Bubrah Merapi beredar di media massa (medsos), Rabu (9/6). Video ini memperlihatkan kurang lebih lima remaja yang berada di Pasar Bubrah.

Dua remaja bepose di depan tanda Pasar Bubrah. Lalu ada remaja lain yang mengabadikan mereka dengan ponselnya, termasuk mengambil gambar di lingkungannya.

Video berdurasi 20 detik tersebut sudah dilihat  lebih dari 41 ribu tayangan. Di layar video ditulis ’Gabut-gabut tekan pasar Bubrah Merapi pie meh lanjut munggah neh ngga wani’.

Video tersebut diunggah ulang oleh akun twitter @B_Saja_Tanpa_ H dan diviralkan Instagram @merapi_uncover.  Dalam unggahnya mempertanyakan kenapa sekolompok remaja itu bisa naik sampai di tempat  ini padahal sekarang Merapi masih sering erupsi.

”Bagaimana bisa, pendaki alay seperti ini bisa lolos masuk ke gunung Merapi yang saat ini masih sering erupsi? Penjagaan seperti apa yang diterapkan di pos pos pendakian untuk memperketat jalur,kok sampai bisa ditembus? Kecelakaan gunung masih sering kali terjadi,” tulisnya dikutip Borobudur News (10/6).

Dia meminta kepada pihak terkait untuk memperkekat jalur-jalur legal dan ilegal. Filterisasi antara penduduk lereng gunung dengan pendaki yang nekat ngin naik hanya demi medsos.

’Mohon pihak terkait @bpbdjateng @BpbdJogja @pusdalopBYL @PemkabBoyolali @sarklaten @PemkabKlaten @PemkabSleman @BPPTKG kiranya bisa memperketat jalur jalur legal + ilegal. Filterisasi antara penduduk lereng gunung dengan pendaki2 yang nekat ingin naik hanya demi konten medsos,” sambungnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Akun itu juga meminta pos jaga pendakian diaktifkan lagi dan lebih mementingkan  keselamatan daripada pencitraan di medsos.

”Mengaktifkan kembali pos jaga pendakian untuk meminimalisir kejadian serupa terulang dan menghindari korban jiwa. Berkaca dari insiden jatuhnya korban jiwa di puncak garuda beberapa tahun lalu dan kejadian Kalitalang kemarin, kasus sama, hanya demi pencitraan di medsos,” imbuhnya. 

’Priotitas keselamatan lebih diutamakan,” lanjutnya. 

Menanggapi hal ini, Kasubbag TU TNGM, Ahmadi mengatakan sejak Mei 2018 hingga sekarang jalur pendakian ke Merapi ditutup. Apalagi status Merapi masih Level III atau Siaga. 

Jika melihat video tersebut kemungkinan mereka melalui jalur pendakian Selo Boyolali. Di mana beberapa bulan yang lalu New Selo yang ada di Lencoh, Boyolali dibuka untuk umum, namun masih berada di luar TNGM.

Sehingga para pengunjung bisa tracking ke atas. Sampai ke papan nama orange Pasar Bubrah yang jaraknya sekitar 600 meter dari titik New Sela.

”Jadi itu diluar TNGM. Masih berada di perkebunan masyarakat,” jelasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: