IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Viral Video Jalur Gowes Gadis Desa Mengenakan Kemben Sedang Mandi di Sungai

BNews–NASIONAL-– Viral sebuah video dua perempuan cantik ditengah sungai beralutkan kain batik sedang mandi di media sosial. Dimana dalam video tersebut dan captionnya tentang Jalur gowes gadis desa.

Dan ternyata, hal tersebut sebagai tempat pegowes bisa berfoto dengan perempuan desa memakai kemben yang sedang mandi. Dan lokasinya berada di Kecamatan Karangploso, Malang Jawa Timur.

Dalam video yang viral di media sosial, para pegowes laki-laki bisa turun dari sepeda untuk berfoto bersama perempuan-perempuan yang mengenakan kemben tersebut.

Video tersebut menampilkan rombongan laki-laki yang menepikan sepedanya lalu menghampiri dua perempuan cantik yang hanya menutup diri dengan kain jarik di sungai. Seorang pria rela terjun hingga ke tepian sungai untuk membantu kedua perempuan itu menyeberangi sungai.

Sontak, hal tersebut membuat heboh jagat maya, lantaran materi promosinya menampilkan sosok perempuan berkemben kain jarik. Video yang juga diunggah oleh akun Instagram @indozone.id itu menuai beragam komentar dari netizen. Hingga Senin (14/9/2020) unggahan itu telah mendapat 77.420 likes.

“Kasian yang jadi istrinya, di rumah nyuci, ngepel, masakin buat pagi sampek malem, nyuci baju sekeluarga, belum lagi kalau kerja. Ehh suaminya malah kayak gitu. Hahahaha” cuit akun @juwinda_bee

Hal serupa juga diungkapkan oleh akun @agungprasetya. “Inget istri sama anak Pak, astaga mantap,” cuitnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Kalau suami saya ketahuan begini, aku jual sepedanya” tulis akun @latifah__.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menuding pihak penyelenggara telah melanggar kode etik dengan mengeksploitasi perempuan. Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara.

Dia mengatakan kegiatan tersebut bukan diselenggarakan pemerintah, melainkan event organizer. Namun, pemerintah enggan menyebutkan nama pihak penyelenggara.

Meski pada foto yang viral terdapat poster yang mencantumkan branding resmi pariwisata Pemkab Malang, Made menegaskan pemerintah setempat tidak terkait. Dia juga kaget setelah acara itu viral di berbagai platform media sosial..

“Jangan sampai terjadi eksploitasi perempuan seperti itu. Banyak yang komplain langsung ke saya, terutama ibu-ibu,” kata Made dikutip suara.com Senin (14/9/2020).

Made mengakui event yang digelar di wilayah Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang itu sempat dihadiri Bupati Sanusi. Meski demikian, pihaknya tak mengetahui persis adanya “gadis desa” pada jalur gowes.

“Karena diundang, Bupati pasti hadir. Tapi kita kan cuma diundang untuk pemberangkatan,” jelasnya.

Pemkab Malang berencana memanggil pihak event organizer atau penyelenggara untuk klarifikasi.

“Ke depannya akan kami ingatkan. Saya akan berkoordinasi [dengan pihak terkait] agar selanjutnya jangan ada seperti itu lagi,” ujarnya. (*/Lubis)

VIDEO VIRAL JALUR GOWES GADIS DESA :

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: