Viral, Video Semburan Lumpur Muncul Dalam Rumah Warga di Demak
- calendar_month Ming, 3 Des 2023

semburan lumpur di sebuah kamar warga di Desa Tempuran, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. (tangkapan layar video)
BNews—JATENG— Sebuah video semburan lumpur disertai bau gas di sebuah kamar warga di Desa Tempuran, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, viral di media sosial.
Dalam unggahan akun Instagram @undercover.id, disebutkan bahwa semburan lumpur disertai bau gas tersebut berada di rumah warga Desa Tempuran RT 4 RW 1, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak.
Sementara itu, dilansir dari detikJateng, salah satu anak pemilik rumah, Fatkur Rohman menyebut lumpur di rumahnya itu menyembur selama kurang lebih 6 jam.
“Kejadian mulai mbledhos (meletus) itu 18.30 WIB, terus lumpur gak keluar lagi itu sekitar 01.30 WIB. Tapi sisa gas sampai siang masih ada melembung-melembung,” kata Fatkur Rohman, Jumat (1/12/2023).
Dia menjelaskan, kejadian bermula dengan suara letupan-letupan kecil. Kemudian terdengar suara gemuruh yang diikuti suara seperti ledakan.
“Ada suara gemuruh kayak ombak. Satu keramik yang pecah,” jelasnya.
Letusan lumpur tersebut mengakibatkan lantai kamar pecah dan terlempar. Kemudian muncul semburan lumpur setinggi dua meter yang diikuti aroma gas mirip belerang.
Beruntung, tidak ada yang tidur di kamar itu saat peristiwa terjadi. Selama ini Fatkur hanya menggunakannya saat siang hari.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Fatkur menyebut, sebelumnya lokasi kamar tersebut pernah dibangun sumur bor dengan kedalaman 108 meter. Kemudian setelah layanan PDAM masuk, sumur tersebut ditutup. Penutupan sudah dilakukan 20 tahun silam.
Lanjutnya, saat ini bapak dan ibunya ia minta tinggal di rumah saudara untuk sementara. “Imbauan dari Kapolsek disuruh evakuasi dulu, bapak ibu saya tak minta tinggal di rumah saudara,” terangnya.
Tambah Fatkur, pihak pemerintah terkait telah mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan uji lab. Hingga kini kamar tersebut diminta untuk membiarkan dulu sekitar satu minggu.
“ESDM ke sini ngambil sampel lumpur sama gas, dicek katanya tadi dibuat untuk tes laboratorium. Dari ESDM disuruh diamkan dulu selama satu minggu,” terangnya.
“Kalau ada semburan ekstrem kaya tadi malam disuruh laporkan lagi pihak terkait, kalau tidak ada disuruh pintunya agar tetap terbuka. Biar gas yang ada di dalam bisa keluar semua,” imbuhnya.
Ia juga diminta untuk menjauhkan potensi bahan pemicu api dari lokasi kamar tersebut. “Dan menghindari percikan api, kayak korek itu disuruh untuk menjauhkan dulu,” terangnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar