Vita Ervina Soroti Overkapasitas Rutan Wonosobo dan Temanggung
- calendar_month Kam, 25 Des 2025

Kunjungi Rutan, Vita Ervina Harapkan Pos Bapas Ada di Setiap Kecamatan
BNews–JATENG – Anggota Komisi XIII DPR RI Dapil Jawa Tengah VI yang meliputi Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Purworejo, Vita Ervina, S.E., M.B.A., melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Wonosobo dan Rutan Kelas IIB Temanggung, Selasa (23/12/2025).
Kedatangan Vita Ervina disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah beserta Kepala Rutan Wonosobo dan Kepala Rutan Temanggung.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan anggota legislatif terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di bidang pemasyarakatan.
Selama berada di Rutan Wonosobo dan Rutan Temanggung, Vita Ervina meninjau secara langsung berbagai program pembinaan; bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), sekaligus mengecek kondisi sarana dan prasarana yang tersedia di kedua rutan tersebut.
Dalam keterangannya, Vita Ervina mengungkapkan bahwa kondisi Rutan Wonosobo dan Rutan Temanggung saat ini; sudah mengalami kelebihan kapasitas atau overkapasitas.
Di Rutan Wonosobo, kapasitas ideal yang seharusnya hanya 73 orang, kini dihuni oleh 137 narapidana. Sementara itu, Rutan Temanggung yang memiliki kapasitas 94 orang, saat ini terisi hingga 182 narapidana.
“Dengan luasan bangunan yang sangat terbatas, kedua rutan ini sudah over kapasitas,” kata Vita Ervina.
Menurut Vita, sapaan akrab Vita Ervina, kondisi tersebut memerlukan sinergitas yang kuat antara pihak rutan dengan pemerintah daerah setempat; khususnya dalam penyediaan lahan ketahanan pangan yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi; dan asimilasi bagi WBP maupun klien Balai Pemasyarakatan (Bapas).
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Pihak rutan (Wonosobo dan Temanggung) harus menjalin sinergi yang baik dan berkesinambungan dengan pemerintah daerah setempat dan pihak rutan bisa meminta bantuan ke pemerintah daerah setempat untuk penyediaan lahan. Untuk hal ini saya siap menjembatani,” ujarnya.
Selain itu, Vita juga menekankan pentingnya pembentukan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di setiap kabupaten atau kota, serta pembentukan Pos Bapas di setiap kecamatan.
“Kalau bisa Bapas di setiap kabupaten atau kota itu wajib ada, dan untuk Pos Bapasnya sendiri kalau bisa di setiap kecamatan juga harus ada,” terangnya.
Vita menjelaskan, pembentukan Bapas dan Pos Bapas tersebut bertujuan untuk memperkuat fungsi pengawasan dan monitoring terhadap warga binaan yang akan menjalani proses integrasi sosial, termasuk tahanan yang akan bebas maupun mantan narapidana yang telah kembali ke masyarakat.
Usai melakukan peninjauan keliling di dalam rutan, Vita Ervina juga memberikan apresiasi terhadap upaya ketahanan pangan yang telah dilakukan pihak rutan, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan seperti keterbatasan lahan, status bangunan cagar budaya, serta lokasi rutan yang berada di kawasan sekitar alun-alun kota.
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, menyampaikan apresiasi atas sejumlah usulan yang disampaikan oleh Vita Ervina.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Usulan dari Ibu Vita Ervina sangat bagus, dan kami berharap Ibu bisa memfasilitasi dan menghubungkan dengan pihak-pihak pemerintah daerah, dalam hal ini Pemerintah Daerah Wonosobo dan Temanggung,” harapnya.
Ia menegaskan, diperlukan sinergitas, kolaborasi, serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pelayanan publik di bidang pemasyarakatan yang lebih optimal, modern, dan humanis, sehingga kehadiran dan keberpihakan negara benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali. (sn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar