Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Wagub Jateng Dorong Penguatan Ekosistem Halal Mulai dari Hulu

Wagub Jateng Dorong Penguatan Ekosistem Halal Mulai dari Hulu

  • calendar_month Rab, 23 Jul 2025

BNews–JATENG– Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin terus mendorong penguatan ekosistem halal di wilayahnya, guna mendongkrak perekonomian daerah.

Ia mengaku, pernah mendapat laporan dari pelaku usaha yang kesulitan mendapatkan sertifikasi halal, lantaran berdampingan dengan tempat usaha yang tidak halal.

“Itu juga kenapa saya mendukung adanya sudut halal dan non-halal. Bukan membedakan, tetapi faktanya yang seperti ini dapat menggugurkan proses sertifikasi halal,” kata Taj Yasin saat menerima audiensi Pimpinan Bank Indonesia Jawa Tengah di kantornya pada Selasa (22/7/2025).

Taj Yasin menegaskan pentingnya penguatan ekosistem halal dimulai dari hulu, termasuk aspek penyembelihan. Dalam hal ini, peran Juru Sembelih Halal (Juleha) dinilai sangat krusial. Oleh karenanya, penting untuk melakukan pendampingan sertifikasi halal bagi Rumah Potong Hewan (RPH) dan penyediaan produk halal yang memadai di pusat-pusat perbelanjaan.

Sebagai informasi, dalam audiensi tersebut juga membahas  penyelenggaraan Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025 yang  digelar pada 14–17 Agustus 2025 di Queen City Mall, Kota Semarang. Kegiatan tahunan yang digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Tengah ini menjadi ajang strategis untuk mengakselerasi penguatan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Jateng.

Kepala KPw BI Jateng, Rahmat Dwisaputra menjelaskan, kegiatan ini menjadi kontribusi nyata untuk mendorong kemandirian bangsa dan memajukan ekonomi halal di daerah.

“Rangkaian Fajar 2025 mencakup edukasi ekonomi syariah, pelatihan pelaku industri kreatif, fasilitasi sertifikasi halal produk olahan. Juga pendampingan untuk RPH dan juru sembelih halal,” kata Rahmat.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Dikatakan dia, salah satu contoh keberhasilan adalah fasilitasi RPH Sulaimaniyah yang produknya telah mengarah ke sertifikasi halal.

Festival ini juga akan diselenggarakan seminar nasional, bootcamp modest fashion, business matching pembiayaan syariah. Serta Fajar Halal Experience sebagai panggung pameran produk UMKM dan pesantren.

“Tahun ini kami juga selenggarakan olimpiade antar santri, lalu juga akan menampilkan produk-produk unggulan pesantren,” imbuhnya.

Kegiatan ini sejalan dengan cita-cita Indonesia menjadi pusat industri halal dunia pada 2029 sebagaimana ditargetkan dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI). (*/lhr)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less