Wali Kota Magelang Sebut Pers Berperan Penting Edukasi Masyarakat Soal Prokes

BNews—MAGELANG— Wali Kota Magelang dr H. Muchamad Nur Aziz menyebut pers di Kota Magelang sudah edukatif dan memberitakan sesuai kenyataan. Hal itu penting agar Kota Magelang memiliki nilai jual karena sebenarnya wilayah ini kaya, diantaranya ada museum BPK RI, museum Diponegoro, Gunung Tidar dan lainnya.

Hal itu disampaikan Aziz saat acara diskusi atau talkshow Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar oleh PWI Kota Magelang. Yang mana bertempat di museum BPK RI Magelang pada Senin (15/3/2021).

”Kami ingin pers ikut menjual Kota Magelang. Program kami 3 tahun ke depan kemiskinan bisa ditekan meski pandemi Covid-19. Saya yakin tahun 2022 pandemi sudah reda. Karena ada vaksinasi, dan jangan takut, yang penting masyarakat happy untuk menjaga imunitas,” ujar dr Aziz.

Dia pun optimis bahwa Kota Magelang akan segera menjadi zona hijau alias bebas kasus Covid-19. Dengan demikian, kegiatan masyarakat akan pulih dan ekonomi bangkit kembali.

”Hal ini tentunya membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam penerapan protokol kesehatan (prokes). Pers memiliki peran penting dalam edukasi masyarakat terkait prokes ini,” ujar dia.

Terkait prokes sendiri, dr Aziz menilai bahwa masyarakat sendiri sudah mulai sadar akan hal tersebut. Mereka pun menyambut antusias program vaksinasi yang sudah dijalankan pemerintah beberapa waktu terakhir ini.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

“Sekarang masyarakat sudah pandai, (contohnya) ketika ada gejala, tanpa swab test mereka sudah mengisolasi diri. Ini karena ada edukasi dari pers, melihat televisi dan lainnya. Penanganannya juga sudah komprehensif, ada vaksinasi untuk nakes sampai ke sasaran lainnya. Saya lihat vaksinasi di Kota Magelang disambut dengan hebat,” tandasnya.

Lebih lanjut, dirinya menyakini ekonomi akan bangkit seiring dengan proram yang akan direalisasikan yakni 1.500 UMKM baru (startup) di Kota Magelang.

Wartawan LKBN Antara Hari Atmoko menyampaikan, perjalanan setahun pandemi Covid-19 memberi rasa istimewa bagi pers, demikian pula pada HPN tahun 2021 ini. Ada tantangan tersendiri bagi insan pers karena di tengah pandemi harus tetap menjalankan tugasnya namun tetap berupaya agar tidak tertular dan menularkan Covid-19.

“Ini tidak mudah. Ada media yang beralih platform, ada yang tutup. Tapi yang jelas kita patut bersyukur, karena kita masih bisa menyajikan karya jurnalistik, yang bisa diberikan kepada publik,” ungkap Hari.

Sebagai informasi, talkshow yang disiarkan langsung di chanel youtube PWI Kota Magelang itu menghadirkan narasumber Wali Kota Magelang dr. H. Muchamad Nur Aziz, Direktur Utama Bank Magelang Hery Nurjianto, wartawan LKBN Antara Hari Atmoko, dan moderator Putri Rakhmadani. Kegiatan diawali dengan pembacaan puisi oleh budayawan Kota Magelang ES Wibowo berjudul “Pergolakan Wartawan di Tengah Erupsi. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: