Warga Grabag Magelang Swadaya Buka Dapur Umum Untuk Pasien Isolasi Mandiri

BNews–MAGELANG-– Program Jogo Tonggo berskala besar mungkin bisa dikatakan bagi pemuda dan ibu-ibu di Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Dimana mereka membuka sebuah Dapur Umum (DU) untuk membantu warganya yang sedang isolasi mandiri karena terpapar covid-19.

 Tadi Joko Wasito, 48, selaku Koordinator Dapur Umum mengatakan pendirian dan pengadaan lokasi tersebut atas inisiatif dirinya, Edi Merbabu dan Grengseng salah satu anggota DPRD Kabupetan Magelang.

“Maksudnya agar membantu warga yang sedang isolasi mandiri. Dan menekan angka penyebaran covid-19 di wilayahnya,” katanya saat diwawancari Borobudurnews.com (22/6/2021).

Dapur Umum tersebut kini sudah berdiri di sebuah Gudang di wilayah Kaponan Grabag. Mereka mulai beroperasi sejak tanggal 20 Juni 2021, semenjak kasus covid-19 meledak di Grabag khususnya wilayah Desa Sidogede.

“Kita memasak untuk dua kali pengiriman, yaki Siang dan Sore. Namun waktu sore porsinya kita lebihi agar sekalian bisa untuk sarapan,” imbuhnya.

Tadi Joko Wasito juga mengungkapkan hingga saat ini pihaknya membuat paket makan untuk 205 orang yang berada di wilayah Desa Sidogede.

“Anggaran Dapur Umum sejauh ini kita swadaya dari masyarakat. Dan sementara untuk warga terpapar di Desa Sidogede. Namun kami bisa melayani wilayah lain kalau ada koordinasi dari pihak perangkat desa yang memang lingkungan tidak mampu mengampu warganya. Dan kami siap melayani asal ada koordinasi yang jelas” paparnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Terkait menu makanan, lanjutnya setiap proses pengiriman selalu berubah atau berbeda.

“Terpenting dalam menu makanan yang kita olah mengandung Gizi dan Protein. Sehingga proses penyembuhan warga yang terpapar cepat teratasi,” ujarnya.

Ia juga mengaku untuk proses pengiriman makanan kepada warga terpapar dengan sistem door to door.

pengiriman paket makanan warga terpapar covid di Grabag
pengiriman paket makanan warga terpapar covid di Grabag

“ Sistemnya kita datangi satu persatu tiap warga yang terdampak. Kita ketok pintu setelah mereka liat dari dalam rumah kita taruh di kursi depan pintu masuk yang sudah mereka siapkan,” terangnya.

Ditanya mau sampai kapan keberadaan Dapur Umum tersebut, Tadi Joko Wasito mengaku direncanakan sampai warga terdampak benar-benar  sudah sehat dan bisa beraktivitas  kembali.

“Semoga dengan adanya Dapur Umum ini, warga yang terpapar covid tetap di rumah dulu menjalani isolasi mandiri. Supaya tidak menyebar kemana mana penularannya dan biarkan kami yang melayani mereka,” pungkasnya. (bsn)

pengiriman paket makanan warga terpapar covid di Grabag

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: