Warga Magelang Dinilai Terlalu Santai Hadapi Covid-19

BNews–MUNGKID– Himbauan untuk tetap dirumah dan selalu menjaga jarak masih kurang diperhatikan masyarakat di Kabupaten Magelang. Terlebih lagi terkait pemakaian masker saat diluar rumah juga tidak semua mengindahkan.

Hal ini terlihat dari hasil patroli keliling setiap sore menjelang buka puasa oleh jajaran Polres Magelang. Masih banyak melakukan ngabuburit bergerombol atau tidak mengenakan masker.

“Dari pantauan kami, masih ada saja warga yang kurang mengindahkan himbauan pemerintah. Kami melihat masih banyak warga yang keluar rumah dan bergerombol serta tidak pakai masker,” ungkap Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santoso sore ini (4/5/2020).

Melihat banyak warga membandel, lanjutnya pihak jajaran Polres Magelang tidak akan segan menindak tegas. “Padahal himbauan pemerintah itu penting untuk memutus penyebaran Covid-19. Namun kenyataan lapangan masih banyak warga yang membandel,” imbuhnya.

Menurutnya, bahwa pihaknya telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk berpatroli keliling ke seluruh pelosok Magelang. “Kepada kapolsek-kapolsek sudah kami minta untuk berpatroli ke seluruh wilayahnya, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Bila menemukan, kami tidak akan segan untuk membubarkan mereka,” tegasnya.

UPDATE PERKEMBANGAN WABAH VIRUS CORONA MAGELANG

Sementara itu, perkembangan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga Senin sore (4/5/2020) bertambah menjadi 83 dari 79 orang. Rinciannya, 79 orang data kemarin dikurangi 8 orang yang lolos pantau dan ditambah 12 ODP baru. Sedang jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada perubahan, masih tetap 21 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menambahkan, untuk jumlah PDP membaik kini sudah mencapai 98 orang. Sementara jumlah terkonfirmasi positif yang sembuh, ada tiga orang.

“Untuk yang terkonfirmasi positif yang dirawat di sejumlah rumah sakit, saat ini ada 19 orang. Sedang PDP yang meninggal ada 18 orang dan yang terkonfirmasi positif ada dua yang meninggal,” pungkasnya. (bsn(

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: