Waspada, 56 TPS di Magelang Rawan Kecurangan

BNews—MUNGKID—Sebanyak 56 Tempat pemungutan Suara (TPS) Indek Kerawanan Pemilu (IKP) menurut versi Bawaslu Kabupaten Magelang. Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu kabupaten Magelang M.Habib Sholeh saat konferensi pers pagi ini (16/4).

“Dari 4331 TPS di Kabupaten Magelang terdapat 56 TPS masuk Indek Kerawanan Pemilu (IKP) pada Pemilu 2019 ini, hal ini berdasarkan laporan berbasis TPS oleh para Pengawas TPS di seluruh TPS di Kabupaten Magelang,” katanya.

Dijelaskan pula bahwa 56 IKP tersebut dengan rincian Indikator rawan money politik terdapat di 30 TPS, Adanya dugaan KPPS tidak netral di 10 TPS dan Praktik Penghasutan atau penghinaan di 16 TPS. Sebenarnya ada 10 indikator dalam IKP tersebut, selain tiga yang sudah tersebut yakni adanya indikator logistik pemilu, TPS dekat rumah timses atau posko kemenangan, TPS dekat lembaga pendidikan, TPS dekat dengan perguruan tinggi, TPS dekat dengan Rumah Sakit, adanya Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) dan adanya Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“Sebenarnya di 10 indikator TPS Rawan tersebut di wilayah Kabupaten Magelang darii 4331 TPS ada semua, namun yang paling rawan ada 3 indikator tadi tersebut,” imbuhnya.

Berbagai upaya pencegahan juga sudah dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Magelang terkait indicator-indikator tersebut. “Hampir 5000 kegiatan pencegahan Bawaslu Kabupaten Magelang dan jajarannya hingga tingkat TPS sudah dilakukan, setidaknya kami sudah meminimlas potensi rawan di wilayah kami,” paparnya.

Disebutkan juga TPS yang masuk IKP di Kabupaten Magelang tersebar hampir di seluruh Kecamatan, dan 12 besar terbanyak yakni Kecamatan Salaman, Tempuran, Mertoyudan, Borobudur, Muntilan, Ngluwar, Dukun, Srumbung, pakis, Ngablak, Secang danTegalrejo. “Namun yang paling kita antisipasi di 4 Kecamatan yakni Borobudur, Salaman, Muntilan dan Mertoyudan,” tegas Habib,

Diketahui bersama bawah di Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, untuk TPS di Kabupaten Magelang masuk dalam potensi rawan. “Sampai saat ini kami terus lakukan patrol anti money politik uang dan pengecekan lapangan, jajaran kami mulai dari tingkat Panwascam, Panwas Desa hingga Pengawas TPS juga terus lakukan patrol di wilayahnya masing-masing untuk mengantisipasi terjadinya potensi-potensi rawan tersebut,” pungkasnya. (bsn)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: