WOW !! Di Jalur Pendakian Gunung Merbabu Via Magelang Ada Embun Es
- calendar_month Jum, 4 Agu 2023

Embun Es di dedaunan sepanjang jalur pendakian Gunung Merbabu via Suwanting Magelang
BNews-MAGELANG– Beberapa waktu terakhir, suhu udara di wilayah Magelang terasa lebih dingin dari biasanya. Bahkan fenomena alam embun es juga muncul di kawasan Gunung Merbabu Magelang.
Fenomena alam langka di gunung Merbabu berupa embun-embun yang menempel di dedaunan membeku menjadi kristal es; diunggah oleh akun Instagram @merbabuviasuwanting. Ada dua gambar foto dan satu video yang memperlihatkan embun beku menempel di tumbuhan.
Unggahan viral itu pun di-repost akun resmi Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, @btn_gn_merbabu.
“Fenomena langka terjadi di pos 3 Merbabu via Suwanting. Embun pagi di dedaunan berubah menjadi kristal es; semua itu diakibatkan karena cuaca suhu yang ekstrem. Ini biasanya terjadi di puncaknya musim kemarau sekitar bulan Agustus. Gimana guys ada yang pernah ngalami?” keterangan dalam unggahan foto dan video tersebut.
Sebelumnya, untuk diketahui jalur pendakian Suwanting terletak di Desa Banyuroto Kecamatan Sawangan. Masuk wilayah Kabupaten Magelang Jawa Tengah.
Saat dimintai konfirmasi, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Nurpana Sulaksono; membenarkan adanya fenomena alam embun es di Merbabu itu.
Menurutnya, embun es terpantau terjadi di Pos 3 Jalur Suwanting di Kabupaten Magelang.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Iya, di wilayah (Pos 3) jalur Suwanting, sedangkan di jalur-jalur yang lain kami masih belum mendapatkan informasi,” kata Nurpana,dikutip detik Rabu (2/8/2023).
Nurpana menjelaskan, embun es pagi hari di Merbabu itu terjadi dua hari yang lalu di Pos 3, yang berada di ketinggian di atas 2.500 mdpl. Kemungkinan embun es juga terjadi di atas Pos 3. Namun pihaknya belum mendeteksi.
Fenomena ini dipengaruhi oleh suhu di sekitarnya sehingga belum tentu semua wilayah di kawasan puncak Merbabu bisa muncul embun es.
“Kejadian (embun es) ini kemudian tidak semuanya. Karena tergantung dari suhu sekitar. Jadi berbeda dengan yang wilayah Ampel (Boyolali), yang cenderung kena matahari langsung. Kalau yang di wilayah Suwanting (Magelang), Selo (Boyolali) ini kan memang yang di area-area tangkapan awan. Antara Merapi-Merbabu. Makanya di situ lokasinya cenderung sering banyak kabut, lebih dingin dibandingkan wilayah sekitar yang ada di wilayah utara ataupun wilayah timur,” jelasnya.
Nurpana menambahkan, kondisi itu membuat embun es lebih sering terjadi di wilayah yang lebih dingin tersebut. Embun es ini bisa bertahan tergantung cuaca sekitar. Jika sudah ada sinar matahari ataupun angin kencang, embun es gunung Merbabu akan hilang. (*)
About The Author
- Penulis: Pemela



Saat ini belum ada komentar