Wujudkan Pariwisata Berkualitas, PT TWC Gelar Pelatihan Food Safety Berbasis CHSE

BNews—BOROBUDUR— PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) berkomitmen untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability). Utamanya di setiap destinasi serta unit bisnis yang dikelola, guna mewujudkan Pariwisata Berkualitas (Quality Tourism).

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE, baik dari sisi produk maupun layanan. Hasil dari konsistensi TWC tersebut, maka seluruh destinasi dan unit bisnis yang dikelola sudah mendapatkan sertifikasi CHSE dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Destinasi dan unit bisnis TWC yang sudah menerima sertifikasi CHSE (CHSE Certified); yaitu Taman Wisata Candi Borobudur, Resto Manohara, Taman Wisata Candi Prambanan, Unit Teater Pentas. Lalu Rama Shinta Garden Resto, Taman Wisata Ratu Boko, Andrawina Resto dan The Manohara Hotel Jogjakarta.

Dalam rangka meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia sekaligus melaksanakan rangkaian kegiatan program CHSE, maka PT TWC menyelenggarakan Pelatihan Food Safety bagi karyawan-karyawati TWC di bidang kuliner dan pengelolaan restoran. Bekerjasama dengan Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia dan i-Clean, PT TWC menyelenggarakan Pelatihan Food Safety pada 23- 24 Agustus 2021 di Manohara Borobudur, Kabupaten Magelang.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan melaksanakan anjuran pemerintah untuk menghindari kerumunan, maka Pelatihan Food Safety dilaksanakan dengan peserta offline secara terbatas. Selebihnya dilakukan melalui online daring.

Marketing & Service Director PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero), Hetty Herawati mengatakan bahwa seluruh insan pariwisata sedang menunggu momentum kebangkitan kembali dunia pariwisata, salahsatunya TWC. Selain produk, hal lain yang dipersiapkan adalah terus memperbaiki protokol kesehatan.

”Karena protokol kesehatan ini adalah kunci, esensial yang sangat dasar sekali untuk bisa mempercepat pemulihan pariwisata. Pariwisata ini merupakan sektor yang paling banyak stakeholdernya, paling banyak elemen-elemen masyarakat yang terlibat,” kata Hetty Herawati.

”Kondisi Pandemi ini jangan kemudian menghentikan semua kegiatan ekonomi kita, namun situasi ini harus kita manage sebaik mungkin. Salahsatunya, kami TWC menyelenggarakan pelatihan ini, bersama dengan Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia dan i-Clean, yang paham betul mengenai Food Safety,” sambungnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Lebih lanjut, Hetty mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia dan i-Clean, atas kerjasama baiknya untuk penyelenggaraan kegiatan ini. President ACP Indonesia, Rafael Triloko Basanto menyampaikan bahwa merupakan sebuah kehormatan ACP Indonesia dapat bekerjasama dengan TWC atas penyelenggaraan Pelatihan Food Safety ini.

”Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk dapat berbagi pengetahuan mengenai Food Safety kepada rekan-rekan di TWC, yang nantinya bisa dijadikan dasar-dasar edukasi dan pelayanan yang baik. Yang pada dasarnya adalah, kita berusaha untuk membiasakan kebiasaan yang baik terkait Food Hygiene dan Food Safety,” ucap Rafael.

”Pada kesempatan ini, kita berusaha merefresh dan mengingat kembali. Pelatihan seperti ini sebaiknya memang dilakukan secara periodik dan berulang, agar kebiasaan-kebiasaan baik itu dapat diterapkan dalam operasional sehari-hari,” sambungnya.

Pelatihan Food Safety ini memberikan manfaat bagi peserta pelatihan. Salah satunya diungkapkan Stevy Yola yang mampu menambah pengetahuan dan wawasan.

”Pelatihan Food Safety ini sangat bagus, karena dapat menambah pengetahuan dan wawasan pelaku pariwisata khususnya bagi sektor yang bergerak di bidang Food and Beverages service. Sehingga nantinya kami bisa langsung mengaplikasikan di unit masing-masing agar kualitas keamanan makanan yang kami hidangkan lebih terjaga baik,” pungkas Yola. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: