11 Organisasi Keagamaan Di Magelang, Dapat Bantuan Total Rp 11 Miliar Dari Pemkab

BNews–MUNGKID– Hibah sebesar Rp 11 Miliar diberikan Pemkab Magelang kepada 11 organisasi keagamaan (11/6/2020). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Edi Cahyana di ruang rapat Pemkab Magelang.

“Pemberian dana hibah ini merupakan refleksi dari kesungguhan Pemerintah dalam merealisasikan komitmen ‘Sedaya Amanah’ melalui penguatan lembaga keagamaan. Termasuk sarana keagamaan agar lebih berdaya dalam menjalankan program-program yang berdimensi peningkatan kualitas aqidah umat,” katanya.

Hal tersebut selaras dengan program pemerintah terkait keagamaan, Ia juga mengingatkan kepada para penerima bantuan hibah tahun 2020. Yakni  agar penerima bantuan hibah melaksanakan perinsip tertib administrasi, tertib keuangan, dan tertib waktu.

“Administrasinya harus terpenuhi, peruntukan anggaran harus terinci dan penyampaian pertanggungjawaban pun harus tepat waktu,” imbuhnya.

Untuk total bantuan hibah keagamaan 2020 tersebut detailnya sejumlah Rp 11.131.000.000 . Dimana total anggaran tersebut diberikan kepada 11 organisasi keagamaan di Kabupaten Magelang.

Organisasi keagamaan yang mendapat bantuan hibah antara lain, Muhammadiyah Rp 500 juta, Nahdatul Ulama Rp 1 miliar, DPC FKDT Rp 500 juta, Bako TPQ Rp 500 juta, Ikatan Guri RA Rp 1 miliar; Baznas Rp 250 juta, MUI Kabupaten Magelang Rp 100 juta, FKUB Rp 50 juta, Masjid Nurus Sajidin Rp 600 juta’ serta Ponpes Sabilul Muhsimin Rp 300 juta, dan insentif guru ngaji Rp 6.331.000.000 (sedang dalam proses hibah kepada kantor kementerian agama).

DOWNLOAD LAGU-LAGU DIDI KEMPOT (KLIK DISINI)
Loading...

“Kami berharap bantuan hibah yang sudah diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat dan diajukan,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edi juga menyampaikan bahwa Pemkab Magelang saat ini sedang mempersiapkan standar kenormalan baru (New Normal) dalam minggu ini. Ada tujuh poin penting yang akan dipersiapkan.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menentukan zona merah, kuning, dan hijau. Dari situlah nantinya bisa dikeluarkan rekomendasi untuk melakukan aktifitas dalam jumlah terbatas.

“Mari tetap taati protokol kesehatan dengan menjaga kebersihan tangan dengan cuci tangan pakai sabun, gunakan masker saat keluar rumah. Serta jangan lupa tetap menjaga jarak, serta menjaga kesehatan dengan asupan makanan dan berolahraga,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: