16 Kecamatan Di Kabupaten Magelang Belum Ada Gugus Tugas PAUD HI

BNews–MUNGKID– Gugus Tugas Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Kabupaten Magelang didorong untuk segera dibentuk. Hal ini disampaikan . Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Adi Waryanto saat sosialisasi dan advokasi penyelenggaraan PAUD HI secara virtual dari Ruang Command Center, kemarin (17/11/2020).

Ia mengatakan juga, bahwa saat ini  baru ada lima kecamatan yang sudah membentuk gugus tugas PAUD HI. “Saya apresiasi 5 kecamatan ini (kecamatan yang sudah membentuk gugus tugas PAUD HI). Yang pertama adalah Kecamatan Dukun, Tegalrejo, Windusari, Grabag, dan Kecamatan Tempuran. Saya minta kecamatan yang lain, ada 16 kecamatan yang belum, dalam minggu ini sudah harus membentuk gugus tugas PAUD HI karena satu bulan yang lalu sudah diberitahu,”katanya.

Diungkapkannya juga, bahwa hal ini sesuai dengan Peraturan Bupati Magelang Nomor 44 Tahun 2019. Yakni tujuan umum pengembangan anak usia dini holistik integratif (HI) adalah terselenggaranya pelayanan pengembangan anak usia dini HI; menuju terwujudnya anak-anak Kabupaten Magelang yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.

Sementara tujuan khusus pengembangan anak usia dini HI adalah terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh; yakni meliputi kesehatan dan gizi, rancangan pendidikan, pembinaan moral emosional, dan pengasuhan sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan kelompok umurnya.

“Dengan dibentuknya gugus tugas PAUD HI di tingkat kecamatan diharapkan mampu melahirkan generasi-generasi unggul di masa mendatang,” imbuhnya.

Sementara menurut, Bunda Paud Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin, PAUD HI merupakan salah satu prioritas pembangunan SDM di Kabupaten Magelang. Dimana anak-anak usia dini harus diberikan pondasi yang baik secara komprehensif, holistik integratif untuk meneruskan estafet kepemimpinan.

“PAUD tidak hanya menjadi sentra pendidikan akan tetapi hak-hak esensial anak dapat terliputi di dalamnya, baik perawatan, kesehatan, gizi, perlindungan anak, dan hak-hak sipil anak,”tambahnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Menurutnya, melalui gugus tugas PAUD ini nantinya bisa berkontribusi sesuai dengan perannya masing-masing sektor.

“Oleh karena itu kami meminta kepada para bunda paud untuk lebih aktif dalam menjalin komunikasi dengan para pemerintah desa dan kecamatan. Terlebih di desa memiliki anggaran terkait dengan adanya undang-undang desa, sehingga peran bunda paud desa begitu amat strategis,” paparnya.

Ia juga berharap mudah-mudahan bunda PAUD di desa bisa memberikan masukan.

“Tentunya diharapkan juga ikut menyuarakan program-program untuk PAUD HI ini,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: