Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Aktivitas Gunung Merapi 21 November, Gempa Guguran 60 Kali

Aktivitas Gunung Merapi 21 November, Gempa Guguran 60 Kali

  • calendar_month Ming, 22 Nov 2020

BNews—MAGELANG—BPPTKG mengungkapkan dari hasil pemantauan Sabtu (21/11/2020) pukul 00:00 hingga 24:00 WIB, terdengar gemuruh guguran satu kali keras (Babadan, Kaliurang) dan empat kali (sedang-keras) dari PGA Babadan.

BPPTKG juga melaporkan adanya guguran 60 kali, hembusan 63 kali, gempa Hybrid/Fase banyak 314, vulkanik dangkal 35 kali. Kemudian secara visual, Gunung nampak jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.

Terdapat asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 meter diatas puncak kawah. BPPTKG merekomendasikan untuk prakiraan daerah bahaya meliputi Provinsi DIY, Kabupaten Sleman di Kecamatan Cangkringan : Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor), Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem), Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

Kemudian di Provinsi Jawa Tengah meliputi Kabupaten Magelang yakni di Kecamatan Dukun. Dengan rincian Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar), Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono), Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2).

Kabupaten Boyolali meliputi Kecamatan Selo dengan rincian Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang), Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur), Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)

Kabupaten Klaten meliputi Kecamatan Kemalang dengan rincian Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur), Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles), Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

Selanjutnya untuk aktivitas penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan. Termasuk pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi, salah satunya kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

Disampaikan juga untuk Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat. 

Tambah BPPTKG, bila terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka statusnya akan segera ditinjau kembali. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less