Antisipasi Erupsi, Ini Yang Harus Disiapkan Warga Lereng Gunung Merapi

BNews—SLEMAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman memberikan edukasi kepada warga di sekitar lereng Merapi. Terkait proses evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi erupsi Gunung Merapi.

BPBD Sleman mengajak warga menyiapkan tas siaga bencana, sebab berkaca dari kejadian erupsi Merapi tahun 2006 dan 2010 lalu, ketika evakuasi warga tidak memikirkan harta benda yang harus dibawa. Kecuali diri sendiri dan anggota keluarga, sehingga membuat aset warga hilang tersapu awan panas termasuk arsip penting dan berkas kependudukan.

BPBD Sleman melatih warga untuk menyiapkan tas siaga bencana yakni yang berisi berkas penting seperti akta kelahiran, kartu keluarga, ijazah, hingga sertifikat tanah. ”Ketika ada perintah mengungsi, dia tidak perlu nyari kemana-mana, tinggal nyangking. Jadi berkas tidak akan hilang ditelan erupsi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto, Senin (13/7/2020).

Salah satu warga Dusun Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Sarmiyati, mengatakan sudah menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting seperti ijazah dan sertifikat tanah. Ia telah belajar dari erupsi beberapa tahun lalu.

“Kalau nanti Siaga langsung kita turun. Tas ini dibawa ketika ada peningkatan status. Kalau dulu kan nggak pada dibawa jadi hilang, padahal ngurus dokumen ini kan susah. Jadi kita pake tas ini,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, jika nantinya harus mengungsi, ia dan suami serta kedua anaknya sudah siap. Kekhawatiran akan erupsi selalu ada, namun karena sudah terbiasa tinggal di lereng gunung, jadi ia memilih untuk patuh terhadap mitigasi bencana. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: