Antisipasi Sampah Masuk Dari Luar Wilayah, TPSS di Kabupaten Magelang Dijaga 24 Jam
- calendar_month Rab, 2 Agu 2023

TPAS Pasuruhan Mertoyudan sampah menggunung (4/1/2021)-(Foto: Borobudur News)
BNews-MAGELANG- Antisipasi sampah dari luar wilayah, seluruh Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di Kabupaten Magelang dijaga 24 jam. Hal tersebut dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang guna memastikan hal itu tidak terjadi.
“Sekarang belum ada laporan sampah luar daerah masuk ke sini. Kalau dulu, memang banyak sekali sampah dari luar daerah yang masuk ke dalam TPSS kami. Kemudian kami jadwal untuk teman-teman melakukan penjagaan di masing-masing TPSS. Dan hasilnya cukup signifikan dan sudah tidak ada lagi sampah dari luar masuk ke sini,”ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sarifudin (1/8/2023).
Ia menambahkan, para petugas di lapangan juga sudah terlatih untuk mendeteksi asal muasal sampah. Karena, setiap pelanggan di TPSS Kabupaten Magelang dipastikan terdata.
“Teman-teman di lapangan sudah paham karena sudah langganan. Kalaupun sampah dari masyarakat pasti harus ditimbang terlebih dahulu,”ujarnya.
Sementara itu, dia mengklaim, untuk kondisi terkini sampah di Kabupaten Magelang terkendali. Sebelumnya, wilayah ini juga sempat mengalami darurat sampah imbas kondisi overload di TPA Pasuruhan, pada awal 2023 lalu.
Hingga, akhirnya pembuangan sampah dialihkan ke TPA Klegen di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.
“Sekarang kondisinya sampah yang masuk ke TPA Pasuruhan tinggal 24 ton saja, dari awalnya 115 ton per hari. Sisanya itu (sampah) disebar tidak semuanya ke TPA Klegen, ada juga yang ke TPS3R. Sehingga sekarang kondisi sampah terkendali,”ungkapnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Di samping itu, untuk mengatasi permasalahan sampah, dia pun memberikan imbauan supaya masyarakat ikut berperan dalam mengolah sampah rumah tangga sendiri. Diawali dengan memilah sampah baik yang organik maupun yang non-organik.
“Saya kira kalau masyarakat sudah terbiasa memilah sampah, masalah sampah bisa diatasi. Namun, memang praktek di lapangan masih banyak masyarakat yang belum sadar,”urainya. (*/bsn)
KLIK DISINI UNTUK BACA : Neptu Yang Cocok Untuk Buka Usaha Berdasarkan Weton Jawa
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar