Awal 2026, Harga BBM di Seluruh SPBU Indonesia Turun
- calendar_month Sab, 3 Jan 2026

Harga BBM di Indonesia Turun 2026
BNews-NASIONAL – Kabar gembira bagi pengguna kendaraan di Indonesia. Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanah Air resmi mengalami penurunan.Hal itu berlaku mulai 2 Januari 2026.
Penyesuaian harga ini dilaporkan berlaku untuk BBM non-subsidi di semua jaringan SPBU nasional.
Menurut laporan, sejumlah badan usaha penyedia BBM, termasuk Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, dan PT Vivo Energy Indonesia, kompak menurunkan harga produk BBM mereka di berbagai wilayah di Indonesia.
Di kawasan DKI Jakarta, misalnya, harga Pertamax (RON 92) turun menjadi sekitar Rp 12.350 per liter, turun dari sebelumnya sekitar Rp 12.750 per liter pada akhir Desember 2025.
Sementara itu, Pertamax Turbo (RON 98) kini dibanderol sekitar Rp 13.400 per liter, lebih murah dibanding periode sebelumnya.
Begitu pula dengan BBM lain seperti Pertamax Green 95, yang turun menjadi sekitar Rp 13.150 per liter, dan Dexlite yang; kini sekitar Rp 13.500 per liter. Penurunan juga terlihat pada Pertamina Dex, yang kini dipasarkan sekitar Rp 13.600 per liter.
Penyesuaian harga tersebut mengikuti implementasi kebijakan teknis dari pemerintah yang mengacu pada formula harga dasar BBM yang ditetapkan melalui keputusan menteri.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Beberapa media mencatat bahwa penurunan harga BBM ini terjadi sejalan dengan fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar mata uang.
Di sisi lain, meskipun harga BBM non-subsidi turun, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi tetap tidak berubah; masing-masing masih dibanderol sekitar Rp 10.000 per liter dan Rp 6.800 per liter.
Penyesuaian harga BBM ini dinilai akan membantu meringankan biaya transportasi bagi masyarakat di awal tahun 2026; terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan di berbagai wilayah Indonesia. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar