Awal Desember 2020, Terjadi Tanah Longsor Di 10 Titik Di Kabupaten Magelang

BNews–MUNGKID-– Musim penghujan di kawasan Kabupaten Magelang mulai intensif terjadi merata. Awal Bulan Desember 2020, terjadi 10 kejadian Tanah Longsor di beberapa titik di Kabupaten Magelang.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto membenarkan dengan terjadi 10 bencana alam jenis tanah longsor di wilayahnya. “Untuk kejadian tersebut dalam kurun waktu 2 hari. Yakni mulai Tanggal 2 Desember hingga 3 Desember 2020,” katanya (3/12/2020).

Untuk 10 Tanah Longsor tersebut terjadi di 3 Kecamatan di Kabupaten Magelang. Yakni di Kecamatan Windusari, Kaliangkrik dan Borobudur.

“Kejadian tanah longsor terbanyak di Kecamatan Windusari terdapat 7 titik sendiri. Yakni Di Desa Dampit, Jekreto, Genito, Tanjungsari, masing-masing satu titik. Sedangkan di Desa Wonoroto dan Windusari masing-masing terjadi dua titik tanah longsor,” imbuhnya.

Selanjutnya, terjadi tanah longsor di dua titik di Kecamatan Kaliangkrik. “Di Kecamatan ini terjadi di Dusun Kecetan dan Dusun Tinjomoyo Desa Ngargosoko,” imbuhnya.

Satu lagi titik tanah longsor di Dusun Ngaglik Desa Giritengah Kecamatan Borobudur. “Dalam kejadian 10 titik tanah longsot tersebut terdapat 5 rumah warga terdampak ataupun rusak. Sedangkan lima akses jalan tertutup bahkan terputus,” paparnya.

Edy menyampaikan untuk 8 titik tanah longsor sudah terkondisi atau penanganan selesai. “Sementara untuk penanganan akses jalan yang tertutup di Dusun Jekreto Windusari masih belum tertangani. Hal ini karena masih koordinasi dengan DPU,” ujarnya.

“Sedangkan untuk tanah longsor di Borobudur yang membuat satu rumah terdampak, untuk penanganan dihentikan sementara,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: