Bahaya dan Cara Mencegah Kanker Serviks

BNews—HEALTH— Bagi perempuan, kanker serviks menjadi ancaman serius yang bisa menyerang siapa saja. Penting untuk mengetahui dan bagaimana pencegahannya.

Tidak hanya wanita dewasa, mencegah kanker serviks bisa dimulai sejak remaja Berikut langkah-langkahnya:

Advertisements


Mendapatkan vaksinasi HPV sejak remaja


Wanita yang terinfeks human papillomavirus (HPV)dapat mengalami displasia serviks. Jika kamu terinfeksi tipe virus HPV yang tergolong high-risk atau berisiko tinggi, maka kondisi ini dapat berkembang menjadi kanker serviks.  Inilah pentingnya melakukan Vaksin HPV sebagai langkah pencegahan.

Vaksin ini tidak hanya tersedia untuk wanita yang sudah menikah lho. Justru vaksin HPV paling efektif diberikan pada remaja perempuan mulai usia 9-13 tahun atau sebelum perempuan aktif secara seksual.

Melakukan pemeriksaan pap smear

Pemeriksaan pap smeardilakukan secara berkala pada wanita yang telah aktif berhubungan seksual. Tujuannya sebagai tindakan deteksi dini terhadap kanker serviks.

Kamu bisa mendapatkan pemeriksaan ini di laboratorium medis atau rumah sakit. Umumnya sejak usia 21 tahun wanita perlu mulai melakukan pap smear setidaknya 3 tahun sekali hingga usia 65 tahun.

Melaksanakan pemeriksaan lanjutan sesuai rekomendasi dokter

Setelah hasil tes pap smear keluar, ikuti petunjuk dokter. Misalnya, apakah perlu pap smear lagi 6 bulan yang akan datang atau perlu melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti pemeriksaan kolposkopi.

Kolposkopi merupakan pemeriksaan lanjutan yang dilakukan jika ditemukan adanya ketidaknormalan pada hasil tes pap smear. Pada saat yang sama, mungkin juga dilakukan biopsi, yaitu pengambilan sampel jaringan dari leher rahim untuk diperiksa lebih lanjut.

Berhubungan seksual yang aman dan sehat

HPV sering menyebar melalui hubungan seksual yang berisiko, yakni hubungan seks berganti-ganti pasangan atau tidak menggunakan kondom sebagai pengaman.

Meski tidak 100% melindungi, tapi melakukan hubungan seksual yang aman dengan menggunakan kondom bisa membantu mengurangi risiko penyebaran infeksi HPV. Lebih baik lagi jika setia pada pasangan dan melakukan hubungan seksual yang sehat.

Kanker serviks yang terdeteksi sejak dini, umumnya memiliki tingkat keberhasilan pengobatan yang lebih tinggi. Segera periksa ke dokter jika kamu mengalami gejala tidak normal seperti rasa sakit saat berhubungan seksual, muncul  penarahan ataupun perdarahan menstruasi yang memanjang, berlebihan, atau terjadi di antara masa menstruasi. (co/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: