Bank Sampah Di Grabag Mendapat Pendampingan Inovasi dan Pemasaran Produk

BNews–GRABAG– Mendengar kata Bank Sampah sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di Kabupaten Magelang. Banyak desa sudah mempunyai Bank Sampah di wilayahnya masing-masing.

Keberadaanya tersebut dirasa sangat dibutuhkan untuk kondisi seperti ini, dimana banyaknya sampah yang terus menumpuk seiringnya waktu. Salah satu Bank Sampah yang cukup menarik perhatian adalah Bank Sampah Wiguna yang berada di Dusun Garongan, Desa Sugihmas, Kecamatan Grabag,  Kabupaten Magelang.

Bank Sampah Wiguna yang dengan Ketua kelompok Rio Astudi tersebut berbeda dengan Bank Sampah lainnya. Selain pengumpulan dan pemilahan sampah untuk di jual kembali, mereka juga mengolah kembali. Khusunya sampah plastik yang tak bisa di jual dengan menjadikannya sebuah kerajinan.

“Hamemayu Resiking Negara, dengan menjaga lingkungan bebas dari sampah, kami hanya mencoba memanfaatkan apa yang sudah tidak bernilai menjadi bernilai kembali, seperti slogan kami yaitu Sampah, Pilah, Rupiah,” katanya Rio.

Bank Sampah Wiguna menjadikan sampah plastik menjadi berbagai kerajinan seperti vas bunga, piring dari botol plastik, serta bunga hiasan dari bekas bungkus permen.

Meskipun demikian, Bank Sampah tersebut masih memiliki kendala dalam hal pemasaran produknya. Oleh sebab itu, Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menerjukan mahasiswanya dengan pendampingan dosen ke Bank Sampah tersebut.

Dibungkus dengan Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT), lima mahasiswa dan satu dosen pendamping diterjunkan. Mereka adalah Endah Ratna Arumi, selaku dosen dan ketua kelompok. Kemudian anggotanya Sufyan Ilham Adani, Abdul Rofiq Almuqorobin; Yuka Rahmah Tiara C, Atika Widiyati dan Rizki Puji Astuti.

Loading...

Kelompok PPMT tersebut, berusaha membantu dalam melestarikan kegiatan yang positif Bank Sampah tersebut. Berbagai inovasi dalam pembuatan produk kerajinan serta membantu dalam pemasaran daring di era digital ini.

“Saya harap dengan adanya kegiatan PPMT dari Universitas Muhammadiyah Magelang dapat membantu melestarikan kegiatan daur ulang sampah plastik ini,” pungkas Rio. (adv)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: