Banyak Risiko Penyakit Saat Berciuman Bibir, Ini Daftarnya

BNews–KESEHATAN– Ciuaman banyak metode yang sering dilakukan oleh seseorang kepada orang lain. Bagi pasangan yang sudah menikah, berciuman bibir memang dapat membuat hubungan menjadi tambah mesra.

Ciuaman pada bibir memang seirng dilakukan pasangan suami istri untuk menunjukan kemesraan mereka.

Tapi, di sisi lain berciuman dapat menularkan beberapa penyakit. Berikut penyakit-penyakit akibat ciuman seperti dilangsir Klik dokter :

1. Cytomegalovirus (CMV)

Cytomegalovirus menyebar melalui cairan ludah, darah, urine, semen, dan ASI. Penyakit ini jarang menimbulkan gejala, sehingga sebagian besar penderitanya tidak menyadari dirinya terinfeksi.

Virus CMV yang sudah masuk ke tubuh akan selamanya menetap dengan kondisi yang tidak aktif. Virus akan aktif bila penderita mengalami penurunan daya tahan tubuh.

Meski virus CMV dapat menginfeksi siapa saja, tetapi lebih sering menginfeksi pasien dengan kondisi imunokompromi atau kekebalan menurun.

Loading...

Gejala yang timbul dapat berupa demam, lemah lesu, dan nyeri otot. Pada kasus yang lebih serius, dapat menyebabkan pneumonia, radang selaput otak, kejang, dan gangguan penglihatan.

2. Epstein-Barr Virus (EBV)

Epstein-Barr virus menyebar melalui cairan ludah penderitanya. Oleh karena itu, berciuman merupakan salah satu faktor risiko utama penyebaran penyakit ini. Virus ini dapat menyebabkan infeksi mononucleosis dan penyakit kanker nasofaring.

Infeksi mononukleosis sering juga disebut kissing disease atau penyakit akibat ciuman. Gejala yang dapat timbul hampir mirip dengan gajala infeksi influenza, seperti demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot, dan pembesaran kelenjar getah bening.

3. Herpes Labialis

Herpes labialis merupakan infeksi pada daerah mulut, bibir, dan gusi akibat virus herpes simpleks. Penyakit ini dapat menular bila Anda berciuman dengan penderita atau virus masuk melalui luka di kulit sekitar mulut.

Penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak langsung membran mukosa atau kulit

yang mengalami luka atau air liur. Gejala yang dapat timbul berupa kumpulan lenting dengan dasar kulit yang merah di tepi bibir, hingga hidung, pipi, atau dagu.

4. Gondongan

Penyakit akibat ciuman lainnya yang dapat terjadi adalah gondongan. Gondongan (mumps) merupakan penyakit yang dapat menyebar melalui inhalasi udara atau dari cairan tenggorokan penderita.

Gondongan disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang kelenjar air liur, dan menyebabkan terjadinya pembengkakan. Untuk mencegahnya, dapat dilakukan vaksinasi.

5. Campak

Penyakit campak disebabkan oleh virus yang tersebar melalui inhalasi udara saat penderita bersin atau batuk. Cairan tubuh penderita, seperti liur, pun juga bisa mengandung virus ini, sehingga ciuman kerap menjadi media pertukaran penyakit campak.

Gejala yang dapat timbul antara lain demam, batuk, pilek, dan ruam pada kulit. Jika tidak ditangani, maka dapat menyebabkan komplikasi seperti infeksi telinga, pneumonia, dan peradangan pada otak.

6. Influenza

Penyakit influenza dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita melalui berciuman atau inhalasi udara saat bersin. Influenza merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Penyebab penyakit ini adalah virus influenza. Penularannya bisa melalui udara dan media lain yang mengandung virus influenza.

Gejala penyakit ini menyerupai  penyakit saluran pernapasan lainnya, seperti pilek, batuk, demam, batuk, nyeri di kepala, sakit tenggorokan, dan badan pegal-pegal. Untuk pencegahannya, tentu dengan menjalani pola hidup bersih dan sehat serta selalu menjaga daya tahan tubuh.

7.  Hand, Foot and Mouth Disease (HMFD)

Penyakit ini disebabkan oleh virus coxsackie. Virus ini dapat menyebar melalui luka terbuka di daerah mulut saat berciuman, atau melalui fekal oral (feses ke mulut) misalnya akibat mengganti popok anak.

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus akut yang bersifat self-limiting disease. Hal ini sering terjadi pada bayi, anak-anak, juga orang dewasa pada kondisi imunokompromi (daya tahan tubuh menurun).

Karakteristiknya berupa demam disertai luka pada mukosa mulut dan ruam pada telapak tangan dan telapak kaki.

8. Periodontitis

Periodontitis merupakan penyakit akibat plak mengandung bakteri dan sisa makanan yang menyebar ke bawah gusi. Penderita periodontitis dengan gejala gusi berdarah dapat menularkan bakteri kepada orang lain lewat berciuman.

Kuman, air liur, dan partikel lain ada dalam mulut dan dapat membentuk plak. Salah satu cara menghilangkannya adalah dengan menggosok gigi secara teratur dan bersih. Jika tidak, maka dapat berisiko menyebabkan peradangan pada gusi.

Itulah beberapa penyakit akibat ciuman yang perlu diwaspadai. Bila Anda ingin berciuman dengan pasangan secara aman, jagalah kebersihan rongga mulut secara ketat.

Selain itu, ketika merasa tidak enak badan, sebaiknya hindari berciuman agar pasangan tidak tertular penyakit yang sama. (*/Lubis)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: