Pengusaha Karaoke Bandungan Demo, Tuntut Satgas Covid Semarang Bubar

BNews–SEMARANG– Para pengusaha Karaoke Bandungan Kabupaten Semarang turun jalan (21/7/2020). Mereka menuntut Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang dibubarkan.

Mereka mengajak berbagai elemen masyarakat dalam aksi yang digelar Selasa pagi kemarin.

Mereka menggelar aksinya di lapangan Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (23/7/2020) pagi.

“Aksi kami lakukan sebagai bentuk keprihatinan atas terus melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang, terutama Bandungan. Kami anggap Satgas Covid-19 sudah gagal dan layak dibubarkan. Mereka gagal melakukan pencegahan Covid-19 yang sekarang dengan upaya peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Ketua Harian Akrab, Pristoyo (21/7/2020).

Pria yang karib disapa Pris itu mengatakan saat ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Semarang terus melonjak.

Per Selasa ini, total kasus positif Covid-19 Kabupaten mencapai 175 orang, di mana 58 orang masih dirawat, 97 orang dinyatakan sembuh, dan 21 orang meninggal dunia.

Akibat kasus yang terus melonjak itu pun berbagai sektor usaha di Bandunga dihentikan. Tempat wisata maupun tempat karaoke diminta berhenti beroperasi.

“Namun dari dinas terkait seperti tidak ada aksi. Protokol kesehatan yang mereka terapkan, terutama di tempat publik seperti pasar, masih sangat rendah,” ujar Pris.

Pris mengatakan di pasar, pihak Pemerintah Kabupaten Semarang tidak menyediakan hand sanitizer maupun tempat cuci tangan. Selain itu, tidak ada sanksi bagi pedagang maupun penjual yang tidak mengenakan masker.

“Dalam aksi nanti, kami juga akan melakukan razia ke pasar-pasar. Kalau ada pedagang maupun pembeli yang tidak memakai masker akan kami minta pulang,” pungkasnya. (*/wan)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: