Bebas, Napi Terorisme Asal Magelang Pulang Kampung

BNews—NASIONAL— Narapidana terorisme asal Kabupaten Magelang berhasil menghirup udara bebas. Napi bernama Bambang Sugito itu telah selesai menjalani masa tahanannya di Lapas Kelas II B Kabupaten Ende Provinsi NTT.

Dilansir Poskupang, Sugito bebas setelah menjaani masa tahanan selama 4 tahun 3 bulan. Dia dinilai berkelalkuan baik dan dibebaskan.

Plh Kalapas Kelas IIB Kabupaten Ende Williams Agustus Rihi membenarkan hal itu. Sugito akhirnya pulang ke Kabupaten Magelang tempat asalnya.

“Yah dia sudah bebas, masa tahanannya sudah 4 tahun 3 bulan, selesai dinyatakan bebas,” ungkap Williams. Menurutnya, Sugito sudah bebas sejak akhir bulan lalu.

Menurutnya, Sugito sebelumnya tertangkap oleh polisi setelah keadapatan membawa senjata rakitan dan sejumlah bom. Dia merupakan bagian dari jamaah islamiah.

Menurut dia, Sugito berangkat dari Magelang menuju Poso dan Sampit di tahun 2000.  “Atas pemberitaan tersebut hati dan perasaannya tergerak sehingga ia mulai aktif menghadiri kajian-kajian di mesjid dan membaca buku-buku tentang Jihat,” ungkap Williams.

Pada tahun 2006 Sugito dibai’at oleh Ustad Arif dan dinyatakan sebagai Anggota Jamaah Islamiah. Dia semakin aktif di Jamaah Islamiah dan menjadi bagian tim arus bawah.

Pada bulan Mei tahun 2013 Sugito dihubungi Bagus Alias Urip (KepalaDevisi Investigasi). Dia memerintahkan Sugito untuk membantu kegiatan pergeseran senjata api milik organisasi Jamaah Islamiah di Semarang.

Sugito, Jupri dan Slamet berangkat menuju Semarang. Di Semarang, ujar Williams, Sugito menerima bungkusan yang berisikan senjata api laras pendek jenis FN. Bungkusan yang berisikan senjata api tersebut dibawa pulang Sugito kerumahnya dan disimpan di dalam lemari.

Menurutnya selain menyimpan senjata api, Sugito juga menyimpan bahan-bahan untuk pembuatan senjata Bom.

“Senjata api dan bahan-bahan pembuatan bom tersebut direncanakan untuk melatih kesiapan melakukan teror dan berperang melawan kaum kafir dan thogut di Indonesia seperti Polisi, TNI, dan orang-orang yang dianggap tidak sesuai dengan tujuan Organisasi JL,” ungkapnya. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: