Begini Gaya Menggemaskan Pelajar TK Pertiwi Peringati Hari Kartini

BNews—MAGELANG TENGAH— Hari Kartini 21 April memang sudah lewat. Namun kemeriahannya masih terasa di TK Pertiwi Kota Magelang, Sabtu (28/4).

 

Mengenakan busana adat nusantara, ratusan bocah menggemaskan dari kelas Kelompok Bermain, kelompok kelas A dan B antusias mengikuti lomba fashion show. Bukan hanya murid, para orang tua juga dilibatkan dalam lomba ngadi saliro dan ngadi busono serta wiru jarik.

 

Kelucuan dan keceriaan mereka masih terlihat meski dirias dan didandani pakaian adat daerah. Ada yang berlari hingga bermain loncat-loncatan seakan tidak peduli keringatnya merusak riasan.

 

Kepala Sekolah TK Pertiwi Kota Magelang, Suparni mengatakan, salah satu cara anak-anak mengenali Indonesia yang bineka adalah dengan busana adat. Menurut dia, ragam suku dan budaya dari berbagai daerah bukan menjadi jurang pemisah melainkan jadi pemicu terciptanya persatuan.

KARTINI : Kartono satu ini tampil bersama bundanya dalam fashion show (28/4)--(Foto-Bnews 1)
KARTINI : Kartono satu ini tampil bersama bundanya dalam fashion show (28/4)–(Foto-Bnews 1)

”Hari Kartini menjadi momentum tepat mengembangkan rasa nasionalisme sejak dini,” kata Suparni Kepala Sekolah TK Pertiwi Kota Magelang.

 

Sedang melalui lomba Fashion Show di atas catwalk, anak-anak dilatih untuk tampil berani, percaya diri, kemandirian dan tanggung jawab. Suparni menjelaskan, Kartini menjadi inspirasi anak-anak utamanya perempuan untuk tidak takut menggantungkan cita-cita setinggi langit.

 

”Sekarang kaum perempuan setara dengan laki-laki. Bahkan perempuan bisa jadi presiden,” ucap Suparni.

KARTINI : Para bunda dari siswa-siswi TK Pertiwi Magelang Kota juga ikut tampil dalam fashion show kali ini (28/4)--(Foto--Bnews 1)
KARTINI : Para bunda dari siswa-siswi TK Pertiwi Magelang Kota juga ikut tampil dalam fashion show kali ini (28/4)–(Foto–Bnews 1)

Salah satu orang tua murid kelas A2, Dian Wahyu Pramalin mengapresiasi pelibatan orang tua dalam serangkaian lomba Hari Kartini di sekolah. Selain turut memeriahkan, lebih penting lagi adalah sebagai ajang menjalin keakraban antarorang tua, guru dan sekolah.

 

”Semangat Hari Kartini semoga menjadi refleksi kaum ibu untuk terus semangat mendampingi anak terutama demi keberhasilan pendidikannya,” pungkas Dian yang mengenakan busana kebaya adat Jawa. (han)

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: