Begini Pengakuan Mamah Muda Asal Mungkid yang Digrebek Saat Pesta Ganja

BNews—MUNGKID— Serorang mamah muda asal Kecamatan Mungkid yang ditangkap karena pesta ganja dengan pacarnya mengaku sudah berkali-kali memesan barang haram itu. Dia bahkan sudah mengalami kecanduan.

“Biasa makai dirumah,” kata Endah Susilowati alias Poppy, 25, warga Bojong Kecamatan Mungkid di Mapolres Magelang, kemarin.

Advertisements


Ibu beranak satu itu ditangkap dengan pacarnya yang lebih muda bernama Sulistiyo, 22 warga Karanggayam Kelurahan Mungkid. Penggerbekan dilakukan polisi di rumah Endah 20 September 2019 lalu.


Endah sendiri mengaku sudah menggunakan ganja selama tiga tahun. Dirinya membeli dari beberapa orang penjual ganja di Magelang.

“Terakhir saya beli 3,11 gram dari Fery seharga Rp 200 rupiah. Saya dapat uang dari suami terdahulu yang sudah cerai,” ungkap ibu beranak satu yang masih berusia 7 tahun itu.

Sulistyo, 22 mengaku sudah beberapa kali menggunakan ganja di rumah Endah. “Iya udah beberapa kali kami memakai ganja, langsung kami linting dan dirokok bersama di rumah Endah,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Opsnal Narkoba Polres Magelang berhasil mengamankan tiga paket ganja seberat 3,11 gram yang di simpan dalam kantong kiri celananya dan pintu kamar mandi rumah Endah.

“Petugas sudah memantau sejak lama gerak gerik mereka, dan saat dilakukan penggerebekan di rumahnya sekitar pukul 18.30 wib didapati barang bukti tersebut,” ungkap Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santoso saat jumpa pers, kemarin (9/10).

“Kedua pelaku ini mengaku sebagai pemakai, dan mendapatkan ganja dari orang bernama Fery yang kini sudah dtetapkan menjadi DPO,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka ini dikenakan Pasal 111 ayat (1) UU RI  No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Untuk ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta paling banyak Rp 8 milyar,” tandasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: