Beredar Pesan Berantai Razia Masker dan Dendanya, ini Penjelasannya

BNews—MAGELANG—Beredar informasi adanya denda Rp250 ribu terkait penggunaan masker pada hari ini (27/8/2020). Pemerintah Magelang (Pemkab) Magelang memberikan klarifikasi terkait informasi ini.

Sekda Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, memastikan bahwa informasi terkait sanksi terhadap seseorang yang tidak mengenakan masker, berupa denda tersebut tidaklah benar. ”Hoaks. Jelas hoaks karena Perbup kita belum jadi. Belum. Kita tidak membuat logo,” katanya, Kamis (27/8/2020). Dikutip dari Detik.com.

Dia menjelaskan, Pemkab Magelang masih dalam tahap meminta masukan dari beberapa pihak terkait sanksi. Pihak-pihak tersebut seperti Dandim 0705 Magelang, Polres Magelang, Forum Komunikasi Umat Beragama, dan MUI.

Adi menyebut bahwa Bupati Magelang telah memberi arahan terkait sanksi yakni berupa sanksi sosial. Misalnya saja dengan membaca Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan dan lain sebagainya.

”Tidak benar. Pak Bupati harapannya tidak, ya beliau tidak ada sanksi administrasi. Beliau arahnya tetap sanksi sosial misalnya membaca Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan. Tidak denda. Sementara Pak bupati belum ada arahan untuk denda, tidak,” tuturnya.

Tambahnya, bila perbup tersebut telah disahkan maka akan ada penertiban penegakan disiplin protokol kesehatan di Kabupaten Magelang.

Loading...

”Ya nanti kalau sudah Perbupnya oke, sudah disahkan. Ya dilakukan penertiban penegakan disiplin protokol kesehatan. Kita harapkan minggu ini selesai,” pungkasnya. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: