Kronologi Seorang Istri di Candimulyo Temukan Suaminya Gantung Diri

BNews—CANDIMULYO— Diduga depresi lelaki penjual cilok nekat gantung diri di teras rumahnya dini hari (22/7). Wagimin, 60 warga Dusun Bolong Wetan Desa Tegalsari Kecamatan Candimulyo Magelang ini ditemukan istrinya sendiri pukul 04.00 wib.

Kapolsek Candimulyo AKP I Gede Mahardika membenarkan kejadian tersebut bahwa Wagimin ditemukan gantung diri oleh istrinya Senin pagi 22 Juli 2019 pukul 04.0 wib. “Saat itu istri korban bangun dan mencari suaminya dalam rumah namun tidak ada, dan saat keluar rumah melihat suaminya sudah menggantung dengan kain sarung yang terikat di blandar teras rumah dan didekatnya terdapat kursi bamboo dan kursi plastik,” katanya.

Sontak hal itu membuat istrinya histeris dan berteriak meminta tolong tetangganya. Petugas yang mendapat laporan langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan medis yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Candimulyo.

“Dari hasil oleh TKP korban menggantung dengan jarak leher dengan tiang pengikat 70 cm, dan jarak ujung kaki dengan tanah 50 cm. Sedangkan secara medis hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, korban meninggal dalam keadaaan lidah tergigit, lubang hidung kanan mengeluarkan darah, mulut mengeluarkan air liur, dan dubur mengeluarkan feces,” paparnya.

Dari pengakuan istri korban kepada petugas mengungkapkan, bahwa korban sudah mengalami depresi cukup lama atau penurunan daya pikir. Hal ini disebabkan karena menyesali anak lelakinya meninggal dunia karena kecelakaan satu tahun lalu.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, jenasah diserahkan kepihak keluarga untuk dikebumikan selayaknya adat warga setempat,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: