Binda Jateng Tuntaskan Vaksinasi dengan Jemput Bola di Kabupaten Magelang
- calendar_month Kam, 23 Des 2021

Binda Jawa Tengah menyelenggarakan vaksinasi untuk masyarakat secara door to door di Kabupaten Magelang pada Rabu (22/12/2021). (foto: ist)
BNews—MAGELANG— Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah kembali menyelenggarakan vaksinasi untuk masyarakat secara door to door diKabupaten Magelang pada Rabu (22/12/2021).
Vaksinasi ini dilaksanakan di tiga tempat yakni Desa Madyocondro, Kecamatan Secang, Desa/Kecamatan Kajoran dan Desa/Keamatan Ngluwar. Yang mana sasaran di masing-masing tempat sebanyak 1000 dan jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac.
Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi dilakukan Binda Jateng di tujuh kabupaten, dimana dua diantaranya merupakan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.
”Selain di Kabupaten Magelang, vaksinasi door to door juga dilaksanakan di dua tempat di Kabupaten Banyumas dan dua tempat di Kabupaten Banjarnegara. Adapula satu tempat di Kabupaten Kebumen dan satu tempat di Kabupaten Tegal
Kemudian vaksinasi anak usia 6-11 tahun dilaksanakan di Kabupaten Grobogan yakni di SDN 12 Grobogan dan di SDN Kroyo SBI, Kabupaten Sragen,” ungkapnya.
Lanjutnya, vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun merupakan arahan Presiden Joko Widodo demi menekan angka penyebaran Covid-19. Vaksinasi anak usia 6-11 tahun telah dimulai oleh Binda Jateng sejak 14 Desember 2021. Yang dilaksanakan di wilayah Wonosobo dan Grobogan.
Download Aplikasi BorobudurNews (Klik Disini)
”Vaksinasi anak sangat diperlukan utamanya untuk mencegah gejala berat dan kematian anak. Serta mencegah penularan covid kepada anggota keluarga yang belum atau tidak dapat menerima vaksin. Disamping itu, vaksinasi anak dilakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka pelajar SD hingga SMP,” imbuh Budi.
Konsep door to door/jemput bola, kata Budi, masih menjadi strategi Binda Jateng dalam mengejar capaian vaksinasi. Sebeb menurutnya, masih banyak warga yang memang belum divaksin karena memiliki kendala dalam menjangkau lokasi sentra-sentra vaksin.
”Dengan mendekatkan pelayanan vaksinasi hingga tingkat desa bahkan mendatangi rumah warga, kami yakin semakin banyak warga yang tervaksin dan terbantu mendapatkan vaksin,” ujarnya.
Tambah Budi, vaksinasi juga perlu digencarkan jelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan herd immunity/kekebalan komunal. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar