Bocah Di Bawah Umur Pembunuh Wanita Open BO di Jalan Jogja Diringkus

BNews—JATENG— Seorang remaja lelaki tega membunuhan seorang wanita yang diajak kencan di kamar kos korban di Jalan Jogja, Randusari Semarang. Tersangka EW, 17, dibekuk Resmob Polrestabes Semarang di tempat pemotongan ayam daerah asalnya Wonosobo.

”Terungkap pembunuhan sadis terhadap wanita kos di Jalan Jogja Semarang itu hasil kerja keras anggota,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Jumat(6/8).

Ia yang didampingi Kasat Reskrimnya, AKBP Indra Mardiana kasus pembunuhan melibatkan EW, memang cukup menarik. Pelaku masih dibawah umur dan modusnya lewat aplikasi medsos mengajak kencan RS, 25, warga Kebumen.

Di atas kasur RS dicekik dan wajahnya ditutupi bantal. Pelaku pergi setelah menguras barang berharga milik korban yang tidak bernyawa.

”Jadi ulah pelaku perampasan disertai kekerasan,” jelasnya.

Kapolrestabes mengatakan, terungkapnya ulah tersangka EW bermula dari adanya laporan pada Senin (5/7) sore lalu. Dimana, saksi menemukan mayat wanita muda di tempat tidur kamar kos, Jalan Jogja, Randusari Semarang.

Wajah RS yang tertutup bantal sudah rusak mengeluarkan bau menyengat. Misteri pembunuhan sadis merenggut nyawa wanita kos itu baru terungkap selang sekitar sebulan sejak mayat korban ditemukan. Pelaku EW berhasil dibekuk Resmob di rumahnya di Wonosobo.

Tersangka EW mengakui terus  terang perbuatannya. Ia sebelum beraksi melakukan aksi perampasan dan kekerasan lewat aplikasi  medsos mengajak kencan  korban yang di kenal pekerja freelance.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Mereka, berdua bertemu di kamar kos sekitar empat hari sebelum wanita penghuni kos itu ditemukan menjadi mayat. Tersangka setelah bermain di atas ranjang, lalu mencekik dan menutup wajah korban yang dalam keadaan terlentang agar menimbulkan kesan Raras tewas karena gagal  bernafas.

Setelah korban tewas, pelaku segera pergi dengan mengunci pintu kamar dari luar sambil  membawa barang berharga milik korban seperti uang, ponsel maupun perhiasan emas. Kunci kamar korban dibuang.

Sehari sebelumnya, menurut Kapolrestabes tersangka juga melakukan kasus serupa di daerah asal Wonosobo. Modusnya sama, tersangka dengan korban lain jenis lewat aplikasi medsos mengajak kenalan dan kencan.

Motifnya ingin mengeruk harta setelah menghabisi nyawa korban. Namun, korban di Wonosobo yang juga dicekik dan wajah ditutup bantal semula dikira tewas ternyata masih hidup. Kasus ini masih terus dikembangkan penyidik. (cho/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: