BPBD Kabupaten Magelang Mulai Lebih Perhatikan Aktivitas Gunung Merapi
- calendar_month Jum, 10 Des 2021

AKTIF: Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran sejauh 1,5 kilometer. (foto: ist)
BNews–MAGELANG– Wilayah geografis Kabupaten Magelang diantaranya dikelilingi 3 Gunung besar dan pegunungan. Yakni Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing dan Pegunungan Menoreh.
Beberapa wilayah di Magelang masuk dalam kawasan bencana alam, Mulai dari Erupsi Gunung Merapi dan tanah longsor.
Dalam hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang mencatat sejumlah kejadian bencana di wilayahnya. Sampai akhir November 2021 ini, BPBD mencatat sebanyak 513 Bencana Alam.
Oleh karena itu, BPBD Kabupaten Magelang terus gencar menggelar edukasi dan sosiaslisasi kepada masyarakat di kawasan rawan bencana alam.
“Kami memberi arahan kepada desa-desa untuk selalu waspada dan siaga,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edi Wasono, Kamis (9/12).
Langkah tersebut, lanjutnya dilakukan untuk menekan dampak bencana. Salah satu yang menjadi perhatian, yakni Gunung Merapi.
“Saat ini Gunung Merabi masih berstatus siaga dan aktivitasnya meningkat pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Saya berharap kondisi tetap aman,” harapnya.
Selain langkah tersebut, BPBD juga sering turun lapangan untuk berkoordinasi. Antara lain dengan Pemdes, OPRB (organisasi pengurangan risiko bencana), dan LPBD (lembaga penanggulangan bencana desa).
Hal ini juga termasuk melibatkan Koramil, Polsek, dan kecamatan. “Karena sementara awal ancaman adalah lahar hujan. Dan sudah ada early warning system (EWS) di lokasi,” ujarnya.
Jadi jika terjadi sesuati, kata Edi EWS akan memperingatkan dan kita harus bergerak cepat. “Saat ini yang kami lakukan adalah bagaimana mitigasi untuk mengurangi kerusakan dan menyelamatkan manusia,” pungkasnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar