Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Breaking News: Prajurit TNI Asal Magelang Gugur di Lebanon, Kena Ranjau Saat Evakuasi

Breaking News: Prajurit TNI Asal Magelang Gugur di Lebanon, Kena Ranjau Saat Evakuasi

  • calendar_month Sel, 31 Mar 2026

BNews-MAGELANG – Kabar duka datang dari Kabupaten Magelang. Seorang prajurit TNI asal asli. Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, dilaporkan gugur saat menjalankan tugas misi di Lebanon. Ia meninggalkan Istri dengan anak usia 7 tahun.

Korban diketahui bernama Sertu Muhammad Nur Ichwan,25, anggota TNI yang bertugas sebagai tenaga kesehatan. Ia tergabung  dalam pasukan perdamaian TNI (UNIFIL) di Lebanon Selatan dengan jabatan  Bakes Ki B Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S Unifil.

Selama ini diketahui Ichwan ditugaskan dari Kesdam IX/Udayana Bali dengan jabatan Bakesdam IX/Udayana. Dan diketahui Ia juga berdomisili di Bali.

Informasi duka tersebut mulai diterima keluarga dan perangkat desa pada Selasa (31/3/2026) pagi.

Ketua RT setempat, Safrodin mengungkapkan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan santun di lingkungan masyarakat.

“Kalau di masyarakat, anaknya bagus, etikanya juga baik, sopan dan santun,” ujarnya saat ditemui di rumah duka.

Menurut Safrodin, almarhum selama ini lebih banyak bertugas di luar daerah, termasuk di Bali sebagai tenaga medis TNI. Ia juga pernah bertugas di rumah sakit TNI sebelum mendapat penugasan ke luar negeri.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)

Berdasarkan informasi yang diterima, Sertu Ichwan gugur saat menjalankan misi evakuasi di Lebanon. Saat itu, rombongan yang ditumpanginya diduga terkena ranjau ketika melintas dalam iring-iringan kendaraan.

“Informasinya sedang menjalankan tugas evakuasi, kemudian rombongan kendaraan terkena ranjau. Almarhum berada di bagian depan,” jelasnya.

Kabar duka pertama kali diterima keluarga pada Senin (30/3/2026) sore, namun masih simpang siur. Kepastian meninggal dunia baru disampaikan oleh pihak TNI dari wilayah Yogyakarta pada Selasa pagi ini.

Sertu Ichwan merupakan putra pertama dari dua bersaudara. Ia meninggalkan seorang istri bernama Anjani serta seorang anak perempuan  yang masih berusia sekitar tujuh bulan.

Di kampung halaman, warga mulai bersiap menyambut kepulangan jenazah almarhum. Sejumlah persiapan, termasuk tenda dan lokasi pemakaman, telah dilakukan sembari menunggu kepastian waktu kedatangan dari pihak satuan.

“Warga sudah mulai bersiap-siap, supaya nanti saat jenazah tiba bisa langsung dilakukan upacara dan pemakaman,” tambah Safrodin.

Rencananya, almarhum akan dimakamkan di wilayah Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Kepergian Sertu Muhammad Nur Ichwan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Warga mengenang almarhum sebagai pribadi yang rendah hati dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less