Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Bukan Cuma Makanan Pedas, Ini Kebiasaan yang Bisa Bikin Asam Lambung Naik

Bukan Cuma Makanan Pedas, Ini Kebiasaan yang Bisa Bikin Asam Lambung Naik

  • calendar_month 0 menit yang lalu

BNews–MAGELANG– Sensasi panas terbakar di dada (heartburn), rasa asam di mulut, hingga mual sering kali dianggap sebagai gangguan pencernaan biasa. Padahal, kondisi yang dipicu oleh naiknya cairan asam lambung ke kerongkongan ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat.

Dilansir dari data Halodoc, naiknya asam lambung umumnya dipicu oleh berbagai faktor gaya hidup. Mulai dari kebiasaan makan dalam porsi terlalu besar, langsung berbaring sesudah makan, obesitas, kehamilan, hingga kebiasaan merokok.

Selain itu, konsumsi makanan berlemak atau pedas, tingkat stres yang tinggi, serta efek samping obat-obatan tertentu juga kerap memperburuk gejala.

Meskipun keluhan sesekali dapat membaik dengan perubahan kebiasaan harian, gejala yang muncul berulang perlu diwaspadai sebagai indikasi penyakit refluks gastroesofagus atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) yang memerlukan evaluasi medis.

Untuk mengurangi risiko dan frekuensi munculnya gejala, terdapat beberapa kebiasaan dan cara alami yang bisa diterapkan sehari-hari:

• Atur Porsi dan Waktu Makan: Pilih makan dengan porsi lebih kecil tetapi lebih sering. Beri jeda minimal 3 jam antara makan malam dan waktu tidur, serta hindari langsung berbaring setelah makan.

• Batasi Makanan dan Minuman Pemicu: Batasi konsumsi makanan pedas, berlemak, cokelat, kopi, hingga minuman bersoda jika terbukti memicu keluhan.

• Sesuaikan Posisi Tidur dan Pakaian: Tinggikan posisi kepala saat tidur jika gejala sering kambuh di malam hari, dan hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat di area perut.

• Gaya Hidup Sehat: Hentikan kebiasaan merokok serta menjaga berat badan ideal untuk menekan risiko refluks.

IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Penggunaan obat-obatan dapat membantu meredakan gejala sesuai tingkat keparahannya. Namun, dokter menyarankan untuk segera melakukan konsultasi medis apabila:

• Gejala muncul lebih dari dua kali seminggu.

• Keluhan tidak kunjung membaik meski telah mengubah pola hidup.

• Membutuhkan konsumsi obat-obatan secara terus-menerus.

Segera cari bantuan medis jika naiknya asam lambung disertai gejala berat seperti nyeri dada hebat, sulit menelan, muntah darah, tinja berwarna hitam, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, atau sesak napas.

(*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less