Bupati Kunjungi ODP Karantina di Balai Desa Kalibening Dukun Magelang

BNews–DUKUN– Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Magelang masih berlangsung. Sebanyak empat warga dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) di sebuah Desa Lereng Merapi ditinjau Bupati Magelang kemarin (8/7/2020).

Didampingi jajaran Forkopimcam merekam eninjau empat warga Desa Kalibening Kecamatan Dukun yang masih melakukan masa karantina sebuah gedung di Balai Desa. Keempat warga tersebut melakukan karantina karena pulang dari luar kota.

Warga tersebut memang dengan kesadaran diri dan tanpa paksaan mau melakukan karantina di Balai Desa. Tentunya demi keselamatan keluarganya yang berada di rumah.

DOWNLOAD LAGU KEREN (KLIK DISINI)

Kepala Desa Kalibening, Nurbiyanto mengatakan bahwa, 4 orang warganya tersebut memang dengan kesadaran dirinya sendiri mau dikarantina. Hal itu mengingat mereka baru pulang dari luar kota, bahkan ada satu orang yang baru pulang dari luar negeri.

“3 orang kita karantina jadi satu, mereka baru saja pulang dari luar kota. Ada yang dari Jakarta, Situbondo, dan Lampung. Sedangkan satu orang lainnya lagi melakukan karantina mandiri di rumah karena baru saja pulang dari Korea,” katanya.

Rata-rata kondisi mereka, lanjutnya dalam keadaan baik-baik saja dan hampir menjalani masa karantina selama 14 hari, “Kami memang melakukan karantina bagi warganya yang baru saja mudik dari luar kota dengan kondisi awal baik-baik saja. Meskipun demikian, awalnya kita berikan kepada mereka mendapat asupan gizi yang baik seperti memberikan vitamin, buah-buahan, makanan bergizi, dan susu,” paparnya.

Namun demikian, lama kelamaan mengingat biaya yang dikeluarkan semakin besar maka mulai dilakukan beberapa pembatasan. “Karena keterbatasan dana, akhirnya di sengkuyung bareng-bareng dan ada yang dikirim dari pihak keluarganya masing-masing,” ungkapnya.

Nurbianto juga mengungkapkan, kalau di Jakarta ada program PSBB maka di Desa Kalibening juga ada program PSSI (Pembatasan Sistem Silaturahmi). Hal itu karena mengingat kemarin baru saja melaksanakan Idul Fitri.

DOWNLOAD LAGU KEREN (KLIK DISINI)

“Hal ini juga sesuai dengan surat edaran Bupati Magelang tentang pembatasan silaturahmi di masa Pandemi Covid-19,” tandasnya.

Sementara, Bupati Magelang, Zaenal Arifin sangat mengapresiasi kesadaran masyarakat di Desa Kalibening tersebut. DImana mereka dengan mandiri dan bergotong royong melakukan karantina bagi warganya yang baru saja pulang dari luar kota.

“Luar biasa, tanpa paksaan warga Desa Kalibening ini sudah sadar akan protokol kesehatan Covid-19. Yang jelas mereka juga sangat sayang kepada keluarganya di rumah, sehingga tanpa paksaan mereka ini mau dikarantina,” kata Zaenal.

Berbicara menghadapi suatu bencana, menurut Zaenal, Desa Kalibening merupakan salah satu desa yang sudah terbiasa bergotong royong dalam menghadapi bencana. Dimana mengingat letak desa tersebut yang berjarak kurang lebih 6,5 Km dari Gunung Merapi.

DOWNLOAD LAGU KEREN (KLIK DISINI)

Dalam kesempatan yang sama, Ia mengatakan bahwa, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan pihak BPPTKG Yogyakarta terkait kondisi Gunung Merapi akhir-akhir ini. Diketahui telah terjadi pembentukan kubah lava baru di puncak Gunung Merapi yang sangat aktif, sehingga radius jarak 3 Km dari puncak Gunung Merapi aktifitas masyarakat harus diberhentikan sementara.

“Saya sempat dihubungi oleh Kepala BPPTKG yaitu Ibu Hani, katanya ada pembentukan kubah lava baru yang sangat aktif. Sehingga saya menghimbau agar aktifitas masyarakat pada radius 3 Km dari puncak Gunung Merapi dihentikan sementara sampai nanti dinyatakan aman kembali,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: