Bupati Magelang Bagi bagi Alat Pertanian

BNews–MUNGKID--Sejumlah alat mesin pertanian dan klaim asuransi usaha tani mandiri diberikan oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin (22/1/2020). Bantuan tersebut merupakan program Pemkab Magelang melalui Dinas Pertanian Dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Magelang.

Kabid Prasarana dan Sarana Disperpa Kabupaten Magelang, Pratomo Subroto, mengatakan pemberian bantuan bertujuan untuk memotivasi pengelolaan alat mesin pertanian yang lebih baik. “Hal ini juga untuk mendorong petani untuk mengikuti program asuransi usaha tani padi,” katanya.

Sejumlah bantuan diserahkan berupa traktor roda 2 sebanyak 15 unit, Cultivator sebanyak 30 unit, dan pompa air sebanyak 40 unit. Sedangkan uang klaim dari asuransi usaha tani padi senilai Rp 40.200.000 sebagai pengganti kerugian tanaman padi yang mengalami kerusakan seluas 6,7 hektar dari 3354 hektar lahan yang diajukan di sepanjang tahun 2019.

“Ini merupakan bukti bahwa kita semua berempati terhadap rekan-rekan petani. Dimana saat petani mengalami musibah misal tanamannya rusak terkena hama penyakit, kekeringan, maupun akibat bencana alam,” imbuhnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Di tahun 2020 ini, lanjut Pratomo, Kementerian Pertanian akan ada program baru yaitu, Kostrad Tani (Komando Strategi Pembangunan Pertanian). Kegiatannya mirip dengan program Binmas pada tahun 1980an. Dimana di dalam pembangunan pertanian berperan mengoptimalisasi tugas komando di tingkat kecamatan.

“Ini akan segera kita tindak lanjuti di setiap kecamatan di Kabupaten Magelang,” imbuhnya.

Loading...

Sementara, Bupati Magelang, Zaenal Arifin menambahkan di era sekarang ini sudah tidak banyak lagi kader-kader muda yang siap bekerja di sektor pertanian. “Saya berharap terutama kepada Dinas Pertanian Dan Pangan untuk terus mempersiapkan kader muda di sektor pertanian,” tambahnya.

Menurutnya, pertanian merupakan sektor krusial (penting) yang harus disiapkan untuk menjaga kedaulatan pangan di Kabupaten Magelang. “Itu juga untuk menambah kesejahteraan masyarakat Kabupaten Magelang yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani,” ungkapnya.

“Memasuki musim penghujan ini saya berharap bisa terus didorong untuk luas tanah pertanian, sehingga bisa meningkatkan produktivitas pertanian,” tegasnya.

“Sumber-sumber mata air ini harus kita rawat dan jaga sebaik-baiknya karena berperan sangat penting di masa musim kemarau,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: