Calo PNS Asal Mungkid Gunakan Uang Rp 570 Juta Milik Korban Untuk Nyaleg

BNews—MUNGKID—Tersangka penipuan calo Pegawai Negeri Sipil (PNS) Abudhari Triputro, 62 warga Krapyak Desa Paremono Kecamatan Mungkid mengaku uang hasil kejahatannya digunakan untuk modal menjadi Caleg pada Pemilu 2014 lalu. Namun sayang, usahanya menjadi calon anggota DPRD dari Partai Hanura, gagal.

Abudhari Triputro, 62 dalam pemilu lalu terdaftar sebagai Caleg Partai Hanura pemulu 2014 lalu. “Uang yang saya minta dari para korban ini terkumpul total mencapai Rp 570 juta yang dipergunakannya untuk modal maju menjadi Caleg,” katanya.

Saat ditanya terkait modus meminta uang kepada korban, dijawab oleh pelaku untuk proses. “Ya uang untuk proses, berkas-berkas lamarannya saya terima dan paketkan melalui pos ke kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat di Jakarta,” imbuhnya.

Pelaku juga menjanjikan bisa memasukan korban menjadi PNS di wilayah pemerintahan seluruh Jawa Tengah. Ditanya apakah kenal orang dalam di kantor BKN, Pelaku menjawab tidak kenal.

Loading...

“Saya tidak kenal, saya cuma asal mengirimkan berkas lamaran korban melalui pos ke kantor BKN Pusat di Jakarta,” ungkapnya.

Sementara Kapolres Magelang AKBP Yudhianto Adhi Nugroho mengatakan total hasil penipuan oleh korban ini mencapai Rp 570 juta. “Saya hanya berharap dan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin masuk PNS bahwa tidak ada yang bisa membantu, karena itu sesuai kemampuan sendiri dan sesuai prosedur yang tepat. Jangan mudak terkena bujuk rayu yang menjanjikan bisa masuk PNS dengan memberikan sejumlah uang,”katanya.

Kni pelaku sudah diamankan di sel tahanan Polres Magelang untuk penyelidikan lebih lanjut. “Pasal yang kita kenakan yakni asal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 Tahun,” pungkasnya. (bsn/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: