Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Calon Orangtua Harus Tahu, 7 Hal yang Tak Boleh Dilakukan pada Anak

Calon Orangtua Harus Tahu, 7 Hal yang Tak Boleh Dilakukan pada Anak

  • calendar_month Sen, 14 Mar 2022

BNews—TIPS— Menjadi orangtua adalah mimpi sebagian besar pasangan suami istri, tetapi menjadi orangtua juga bukanlah sebuah hal yang mudah. Tidak ada orang tua yang benar-benar siap menjadi orangtua.

Saat menjadi orangtua, kita bertanggung jawab penuh atas kebutuhan anak sebagai seorang manusia, termasuk kebutuhan afeksi. Untuk memenuhi kebutuhan afeksi anak dan memiliki hubungan yang sehat dengan anak, berikut adalah 7 hal yang perlu dihindari oleh orangtua:

1. Mengabaikan anak

Menurut penelitian, saat perhatian orangtua teralihkan ketika mereka menghabiskan waktu dengan anak, besar kemungkinan anak akan membentuk perilaku yang tidak baik untuk mendapatkan perhatian orangtuanya. Oleh karena itu, menghabiskan waktu bersama anak, setidaknya 20 menit, dapat membuat anak merasa aman dan dicintai.

2. Membandingkan anak

Membandingkan anak dengan tujuan untuk mendorong anak agar menjadi lebih baik nyatanya berpengaruh buruk pada kepercayaan diri anak. Sebagai orangtua, akan lebih baik jika kita mampu menerima kelebihan dan kekurangan anak.

3. Tidak memberi dan menghargai privasi anak

Sangat wajar bagi orangtua untuk mengetahui berbagai hal mengenai anaknya, tetapi orangtua tetap harus memberi ruang privasi kepada anak agar anak merasa bahwa mereka dapat dipercaya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghargai privasi anak adalah membuka percakapan mengenai kegiatan sehari-hari. Melalui percakapan tersebut, anak memiliki kebebasan untuk menceritakan apa yang ingin ia ceritakan.

4. Terlalu membebaskan anak

Membebaskan anak mungkin adalah salah satu cara bagi beberapa orangtua agar dapat menjadi teman bagi anaknya. Tetapi, yang perlu diingat adalah orang tua juga memiliki peranan penting untuk mengarahkan anak, terlebih mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

5. Terlalu cepat menyalahkan anak

Anak lahir ke dunia tanpa memiliki pengetahuan apapun, sehingga sangat lumrah jika dalam proses pertumbuhannya anak melakukan beberapa kesalahan. Menyalahkan anak terlalu cepat dapat berpengaruh buruk pada kepercayaan diri anak. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika orang tua mampu memberi tahu dan menuntun anak agar ia dapat belajar dari kesalahannya.

6. Mengabaikan kondisi mental anak

Selain mengabaikan keberadaan anak, orangtua juga tidak boleh mengabaikan kondisi mental anak. Kesehatan mental adalah salah satu kunci seorang anak dapat tumbuh sehat jasmani dan rohani. Oleh karena itu, sebagai orangtua, kita harus menganggap kesehatan mental anak sama pentingnya dengan kesehatan fisik mereka.

7. Mengabaikan kondisi mental diri sendiri

Tak lupa, orangtua juga tidak boleh mengabaikan kondisi mental mereka sendiri. Menjadi orangtua bukanlah perkara mudah, sehingga seringkali orangtua melupakan waktu untuk merawat dirinya sendiri. Akan lebih baik jika orangtua juga mampu menjaga kesehatan mental nya, karena anak bergantung pada orangtua. Anak dapat tumbuh sehat jika orangtua juga sehat secara jasmani dan rohani. (*)

Sumber: fimela.com

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less