Cegah Gangguan Mental, Ratusan Siswa di Magelang Jalani Skrining
- calendar_month Jum, 16 Jan 2026

Skrining kesehatan mental anak di SD Negeri 3 Mangunsari, Sawangan, Magelang.
BNews-MAGELANG – Upaya pencegahan gangguan kesehatan mental pada anak dilaksanakan melalui kegiatan skrining kesehatan mental yang melibatkan ratusan siswa di wilayah Kabupaten Magelang.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi lebih dini permasalahan psikologis yang berpotensi mengganggu perkembangan anak usia sekolah.
Sebanyak 100 siswa taman kanak-kanak dan sekolah dasar mengikuti skrining yang digelar oleh Soerojo Student Care di lingkungan sekolah dan wilayah Kecamatan Sawangan.
Program ini bertujuan mendeteksi dini gangguan kesehatan mental sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang; menjadi masalah yang lebih serius seperti gangguan fokus belajar, depresi, dan masalah sosial lainnya.
“Kami melakukan kerja sama dengan sekolah. Sedangkan pelaksanaannya bersama tim Instalasi Rawat Jalan Soerojo Hospital,” kata perawat Poliklinik Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja, Ria Andini Saputri, saat pelaksanaan skrining, Kamis (15/1).
Dari total peserta, 50 siswa merupakan siswa SD Negeri 3 Mangunsari, sedangkan 50 lainnya terdiri dari siswa TK dan sekolah dasar yang tersebar di wilayah Kecamatan Sawangan.
Skrining awal ini penting dilakukan agar potensi masalah kesehatan mental dapat dikenali sedini mungkin dan mendapatkan tindak lanjut yang tepat.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Selain pemeriksaan awal, Soerojo Hospital juga memberikan edukasi parenting kepada guru dan orang tua siswa yang disampaikan langsung; oleh dokter spesialis kesehatan jiwa, dr Bayu Soenarsana Putra, SpKJ, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Soerojo Student Care.
“Setelah diperoleh hasil skrining, peserta yang memerlukan tindakan lanjut akan diberikan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama. Baik melalui jalur asuransi maupun BPJS,” terang dr Bayu.
Kegiatan skrining ini juga mendapat dukungan dari Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Budi Suprastowo; yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak yang terdiagnosa mengalami masalah kesehatan mental.
Program ini dilanjutkan dengan rujukan lanjutan bila diperlukan, di mana peserta yang teridentifikasi membutuhkan; penanganan lebih intensif dapat diarahkan ke fasilitas kesehatan profesional seperti Soerojo Hospital untuk mendapatkan psikoterapi lanjutan.(*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar