Saksikan Kesenian Di Muntilan, Seorang Anak Diamankan Polisi Karena Bawa Celurit

BNews– MAGELANG-– Seorang anak dibawah umur diamankan jajaran Polsek Muntilan. Pasalnya Ia kedapatan membawa senjata tajam saat menonton pentas kesenian di Desa Congkrang Muntilan pada Minggu lalu (21/8/2022).

Kapolsek Muntilan, AKP A. Muthohir membenarkan kejadian penangkapan Anak tersebut. “Benar kita amankan anak berinisial BM, 17, warga Kecamatan Salam. Ia juga merupakan seorang pelajar sebuah sekolah swasta di Salam,” katanya.

Untuk modusnya, lanjutnya saat hendak menonton pentas seni membawa senjata tajam dan menyimpan di balik baju diselipkan di bagian perut dan celana bagian depan dengan ditutupi jaket.

“Hal itu terungkap berawal sehari sebelumnya pelaku telah mengambil senjata tajam jenis clurit dari rumah untuk dibawa ke lokasi keramaian tersebut. Namun karena dilokasi pintu masuk ada pemeriksaan ketat selanjutnya pelaku turun dari kendaraan dan berjalan ke sawah untuk menaruh senjata tajam yang sebelumnya dibawa,” paparnya.

Setelah itu, lanjut Kapolsek pelaku kemudian masuk ke lokasi keramaian. “Setelah selesai pelaku keluar dari lokasi pertunjukan kesenian melihat ada keributan di lokasi pemeriksaan tiket. Saat itu pelaku hendak melerai tetapi malah akan dipukul, sehingga pelaku menjauh dan melihat ada kerusuhan kembali namun tidak bisa mendekat,” jelasnya.

Kemudian, kata Kapolsek pelaku mengambil senjata tajam yang ditaruhnya di sawah tadi. “Senjata tajam jenis clurit lalu diselipkan di bagian perut dan celana bagian depan dengan ditutupi jaket. Saat mendekat ke lokasi keributan yang ternyata sudah selesai, dan kejadian tersebut diketahui oleh petugas keamanan Swakarsa dan petugas Polsek Muntilan yang ada di lokasi keramaian. Selanjutnya pelaku diperiksa badanya dan diketahui membawa senjata tajam jenis clurit kemudian pelaku beserta barang buktinya diamankan,” paparnya.

“Pelaku pembawa Sajam langsung diamankan dan membawanya beserta barang buktinya untuk dibawa ke polsek Muntilan guna proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Muthohir mengatakan atas perbuatan pelaku ini terancam pasal 12 ayat 1 UU Darurat Nomo 12 Tahun 1951. “Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 10 tahun,” tegasnya.

Muthohir juga berpesan bagi masyarakat khususnya anak atau remaja untuk jangan membawa senjata tajam ditempat umum tanpa hak. “Kami petugas Polsek Muntilan akan bertindak tegas kepada siapapun yang mencoba melanggar hukum. Khususnya remaja jangan membawa Sajam di tempat umum tanpa hak karena akan merugikan diri sendiri dan membahayakan orang lain,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!