Cemburu Lihat Mantan Pacarnya Bersama Kekasih Baru, Seorang Pemuda Nekat Tusuk Keduanya

BNews—SEMARANG— Seorang pemuda berinisal AS, 18, diamankan polisi gara-gara menusuk mantan pacarnya dan pria yang merupakan kekasih baru dari sang mantan tersebut. Peristiwa terjadi di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Kapolsek Ngaliyan Kompol Christian C Lolowang mengungkapkan, pelaku nekat menusuk kedua sejoli tersebut lantaran terbakar api cemburu. Yakni melihat mantan pacarnya AP,17, memiliki kekasih baru berinisial DO, 19.

“Motifnya yang bersangkutan merupakan mantan pacar. Cemburu. Lalu mereka melakukan pertemuan di Kelurahan Bambankerep pada Minggu 9 Maret kemarin. Korban menjelaskan, bahwa korban sudah putus dan punya pacar baru. Mungkin komunikasi baik-baik. Tapi pelaku terbakar api cemburu,” ujar dia di Mapolsek Ngaliyan, Rabu (10/3). Dilansir dari Kumparan.

Christian menjelaskan, ketika insiden tersebut, pelaku sedang dalam pengaruh minuman keras. Pelaku menusuk kedua korban menggunakan pisau dapur sepanjang 30 sentimeter yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

”Yang bersangkutan dalam keadaan mabuk, kemudian saat cekcok tiba-tiba melakukan penikaman kepada AP sebanyak empat kali. Di lengan kanan, punggung belakang 3 kali. Lalu pelaku mengejar saudara DO, kena tikaman di belakang tiga kali, paha sekali dan perut kanan sekali,” jelas dia.

Aksi pelaku tersebut berhenti ketika ada warga yang mengetahui kedua korban tersungkur lemah. Akibat peristiwa itu, kedua korban mengalami sejumlah luka dan dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, pelaku diamankan sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib. Untuk mempertanggungjawabkan aksi jahatnya, pelaku bakal dijerat dengan pasal 80 ayat (1) atau ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tegas Christian.

Tersangka AS mengakui bahwa dirinya nekat melakukan aksi tersebut lantaran cemburu melihat korban AP bersama lelaki lain. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: