Demi Konten !!! Pemuda Ini Tewas Terlindas Truk

BNews–VIRAL– Sebuah konten untuk media sosial memang seperti menjadi kebutuhan oleh para generasi Z saat ini. Bahkan, demi konten mereka sampai melakukan hal apapun.

Namun, aksi nekat seorang pemuda yang membuat konten mengadang truk yang sedang melintas harus bernasib tragis kembali. Dimana pemuda tersebut terlindas truk yang sedang melintas.

Peristiwa tersebut terekam sebuah video peristiwa yang menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @agoez_bandz4.

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pemuda yang mencoba memberhentikan truk bersama teman-temannya di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Tepatnya di Jalan Raya Simpang Sentul, pada Selasa (6/4/2021).

Dan benar hal itu dilakukan demi kepentingan sebuah konten video. Nahasnya, pengemudi truk tersebut tidak mampu menghindar dan menabrak pemuda itu hingga tewas.

Kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi. Belum lama ini aksi nekat serupa juga sempat terjadi di daerah Pamulang, Tangerang Selatan. Diketahui satu orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Terkait kejadian ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengaku tidak habis pikir dengan kelakuan para pemuda yang ada dalam video tersebut.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Anak-anak ini berjibaku dengan bahaya, mereka melakukan aksi-aksi di tengah jalan dengan bergaya memberhentikan kendaraan besar yang sedang berjalan, entah untuk kepentingan konten atau unsur lain,” ujar Sony (8/4/2021). dikutip kompas.

Sony menjelaskan, berdiri di depan kendaraan besar dan berharap kendaraan tersebut berhenti seketika adalah hal yang mustahil. “Dengan beban yang berat dan gaya dorong ke depan sangat besar, truk itu membutuhkan jarak berhenti yang panjang. Harus dipahami,” ujarnya.

Menurut Sony, anak-anak seperti yang ada dalam video tersebut tidak memahami risiko serta bahaya yang akan terjadi. Sehingga harus ditertibkan segera atau akan ada korban lagi nantinya.

Namun permasalahannya, aksi-aksi seperti ini mereka lakukan secara spontan sehingga tidak terlacak sebelumnya. “Harusnya, petugas setempat sudah bisa curiga ketika melihat ada segerombolan anak nongkrong-nongkrong di pinggir jalan. Terlepas mereka hanya duduk ataupun nantinya ingin iseng melakukan hal berbahaya. Jadi harus ditertibkan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: