Di Magelang, Menteri Kesehatan Sebut BPJS Kesehatan Kelas III Tidak Naik

BNews—MAGELANG— Pro kontra kenaikan iuran BPJS Kesehatan disikapi oleh pemerintah. Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto menyatakan kenaikan iuran hanya untuk kelas I dan II.

Sedangkan untuk kelas III diperkirakan tidak akan naik. “Itu baru mau kita selesaikan, belum berlaku. Masih 1 Januari 2020, sabar pasti akan yang terbaik,” kata Menkes Terawan saat mendampingi Wapres KH Maruf Amin berkunjung ke Magelang.

Advertisements


Menurutnya, sejauh ini Pemerintah sepakat belum menaikkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan untuk kelas tiga tersebut. Pertimbangan pemerintah tidak dinaikkan iuran bpjs kelas tiga terlebih dahulu karena hampir 60 persen peserta BPJS merupakan masyarakat dari ekonomi bawah.


“Kami baru upayakan pertemuan beberapa menteri untuk mengambil sebuah keputusan supaya yang kelas III tidak naik, dengan disubsidi. Ya, yang kelas I dan kelas II (naik), kemudian yang kelas III akan tersubsidi. Kita baru hitung supaya tidak salah anggarannya,” ujar mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Jakarta itu.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Menkes juga menyebutkan, jika telah menandatangani permintaan untuk menggelontorkan anggaran Rp 9,7 triliun untuk menutup defisit BPJS.

Adapun besaran iuran BPJS kesehatan kelas I dan II yang diusulkan pemerintah akan berlaku mulai Januari 2020 adalah kelas I jadi Rp 160 ribu per bulan (sebelumnya Rp 80 ribu), dan kelas 2 menjadi Rp 110 ribu per bulan (sebelumnya Rp 51 ribu). (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: