IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Sejarah Hari Ini, Candi Borobudur Ditutup Mantel Akibat Guyuran Abu Erupsi

BNews–BOROBUDUR– Enam tahun silam Candi Borobudur terkena Abu vulkanik Gunung Kelud, tepatnya 14 Februari 2014. Dimana saat itu erupsi dahsyat terjadi pada gunung yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Meskipun sebelumnya, tahun 2010 Candi Borobudur juga terkena dampak abu vulkani erupsi merapi. Dan stupa candi semua diamankan dengan cara menutupnya dengan terpal.

Satu hari sebelumnya (13/2/2014), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status aktivitas vulkanik Gunung Kelud. Sekitar pukul 21.15 WIB statusnya dari Siaga naik ke Awas, sebagai level tertinggi.

Letusan material Gunung Kelud hingga ketinggian sekitar 10 kilometer. Erupsi terjadi pukul 22.56 WIB, belum lama status gunung dinaikan. Warga sekitar gunung itu, dikabarkan mengungsi ke tempat yang relatif aman.

Abu vulkanik Gunung Kelud sampai ke berbagai tempat di Magelang baik kota maupun kabupaten. Abu tersebut terbawa angin hingga Magelang pada Jumat dini hari (14/2/2014) sekitar pukul 03.00 WIB.

“Saya sedang perjalanan menuju ‘Mbudur’ (Borobudur, red). Abunya lumayan tebal, jarak pandang sekitar tujuh meter,” kata Laily Prihatingtyas Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Bokodalam pada pukul 06.59 WIB.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Saat itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Borobudur terkait dengan langkah darurat untuk penutupan Candi Borobudur. Mulai penutupan dari kegiatan wisata, karena bangunan Buddha pada abad ke-8 masa Dinasti Syailendra itu, tertutup abu vulkanik Gunung Kelud.

Loading...

“Pengunjung yang sudah telanjur masuk Taman (Taman Wisata Candi Borobudur, red) pagi ini (14/2), tidak diperbolehkan naik ke candi,” kata Tyas.

Ia menjelaskan penutupan Candi Borobudur untuk aktivitas wisata selain untuk menjaga kelestarian bangunan itu. Hal itu juga untuk menghindari risiko keselamatan pengunjung.

Lantai batuan candi yang terkena abu vulkanik, menjadi licin sehingga bisa membuat orang terpeleset. “Kami koordinasi terus dengan Balai Konservasi Borobudur,” terangnya.

Sementara saat itu Marsis Sutopo Kepala BKB telah menginstruksikan jajaran instansi yang bertanggung jawab terhadap usaha-usaha pelestarian Candi Borobudur. Kami instruksikan untuk siaga bencana akibat letusan Gunung Kelud.

Hujan abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud turun di Candi Borobudur dan kawasannya, mulai sekitar pukul 03.00 WIB. Ia mengaku berkoordinasi dengan PT TWCBPRB dan pihak terkait lainnya untuk penanganan Candi Borobudur dari dampak letusan Gunung Kelud.

“Candi ditutup sementara waktu, sambil menunggu perkembangan situasi,” katanya kala itu.

Saat itu keputusan menutup Candi Borobudur dari kegiatan kepariwisataan karena menyusul letusan Gunung Kelud. Hal itu untuk kepentingan pelestarian terhadap bangunan bersejarah peninggalan zaman Buddha yang menjadi warisan peradaban dunia tersebut. (*/bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: